Pihak restoran menambahkan bahwa manajer mereka ditahan pada 11 Juni 2021, sebelum oknum polisi 'mengosongkan' seluruh cabang dan membawa staf dapur mereka dan manajer lainnya.
"Mereka memaksa staf untuk meninggalkan semuanya apa adanya, meninggalkan dapur yang tidak dijaga, dengan penggorengan masih berjalan, pelanggan menunggu pesanan mereka. Mereka bahkan tidak mengizinkan siapa pun untuk menutup dapur atau melayani pelanggan," kata pihak restoran tersebut.
Pihak restoran ingin memastikan bahwa insiden pekan lalu adalah yang terakhir.
"Sangat umum bagi oknum polisi di sini untuk meminta makanan gratis," kata kepala eksekutif Johnny & Jugnu, Gohar Iqbal, kepada The New York Times.
"Tapi yang mengkhawatirkan, dalam kasus ini, tuntutan terus meningkat, memuncak pada insiden Jumat malam," imbuhnya.
Baca juga: Tak Terima Ruangannya Ternyata Tembus Pandang, Pasangan Ini Laporkan Hotel Bintang 5 ke Polisi
Baca juga: Curi Bayi Unta sebagai Kado untuk Pacarnya, Seorang Pria di Dubai Ditangkap Polisi
(TribunTravel.com/Mym)
Baca selengapnya soal artikel viral di sini.
Baca tanpa iklan