Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Fakta Unik Mojie Ringo, Teknik Melukis Kulit Apel ala Jepang dengan Bantuan Sinar Matahari

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mojie Ringo dari Jepang.

Setelah buah mulai terbentuk, ditutupi dengan kantong plastik berlapis-lapis untuk melindunginya dari hama dan sinar matahari.

Menyembunyikan apel dalam gelap pada waktu lama bisa meningkatkan fotosensitifitasnya.

Jadi ketika kantong plastik dilepas, buah apel mulai memproduksi antosianin, zat yang mengubah kulitnya menjadi merah.

Dalam tahap akhir dari proses Mojie Ringo, stensil diterapkan pada permukaan apel untuk memastikan hanya kulit di sekitar stensil yang berubah menjadi merah

Stensil dihilangkan selama panen, dan harus fleksibel karena buahnya terus bertambah besar.

Jika tidak, maka gambarnya akan terlihat samar.

Menurut The Culture Trip, teknik mojie ringo disempurnakan oleh petani Aomori Haruo Iwasaki.

Putranya, Chisato Iwasaki, saat ini dianggap sebagai seniman apel Mojie Ringo paling berbakat di Jepang.

Meskipun teknik Mojie Ringo tampaknya mudah, namun cukup rumit dan butuh kesabaran dalam jangka waktu yang lama.

Sementara itu, bagi kebanyakan petani teknik ini tidak sepadan dari sudut pandang ekonomi.

Itulah sebabnya tradisi lama Mojie Ringo perlahan memudar dan saat ini hanya beberapa kebun Aomori yang menghasilkan buah-buah yang menarik.

Baca juga: BTS Meal Tak Rilis di Jepang, Jerome Polin Review McD x Pikachu

Baca juga: Jepang Buat Masker yang Dapat Dimakan Pertama di Dunia, Gimana Rasanya?

Baca juga: Suasana Mencekam Jalur Kereta Terpendek di Jepang Ini Disebut Mirip Lokasi Film Horor

(TribunTravel.com/tyas)