Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Liburan Artis

Aurel Hermansyah Unggah Foto Bunga Edelweiss Pemberian Atta Halilintar, Unggahannya Banjir Komentar

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potret Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar saat liburan ke Bromo.

1. Ditemukan pertama kali oleh naturalis Jerman

Georg Carl Reinwardt menemukan bunga edelweis pertama kali di lereng Gunung Gede, Jawa Barat.

Bunga Edelweis tumbuh di sepanjang perjalanan menuju bibir kaldera Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat, Minggu (22/3/2015). Bunga Edelweis merupakan tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi. (Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo)

2. Dijuluki Bunga Abadi

Edelweis bisa tumbuh lama karena memiliki hormon yang bisa mencegah kerontokan kelopak bunga.

3. Tumbuh di beberapa gunung di Indonesia

Bunga Edelweis tumbuh di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut.

Tidak heran jika bunga edelweis banyak ditemukan di beberapa gunung di Indonesia, di antaranya Gunung Rinjani, Gede, Lawu, Merbabu, dan Semeru.

4. Mekar di akhir musim hujan

Fakta bunga edelweis berikutnya yakni mekar di akhir musim hujan.

Kamu bisa menemukan bunga edelweis bermekaran pada bulan April hingga Agustus tiap tahunnya.

5. Tinggi bisa capai 8 meter

Jika umumnya bunga edelweis bisa tumbuh hingga 1 meter.

Namun, pada kondisi tertentu, bunga edelweis bisa tumbuh hingga mencapai tinggi 8 meter.

6. Mampu hidup di tanah tandus

Meskipun bunga edelweis biasanya tumbuh di pegunungan, namun ternyata edelweis juga bisa tumbuh di tanah tandus.

Halaman
1234