Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Jarak Pandang Buruk, Pilot Ini Tertidur Selama 40 Menit saat Terbangkan Pesawat

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pilot tidur di pesawat

Pilot Royal Flying Doctor Service Terry Latchman menceritakan kepada 7 News, tak lama setelah keadaan darurat di tengah penerbangan, bagaimana dia dan rekannya berada di dekatnya dan diminta untuk membantu mencoba membangunkan pilot.

"Kami berada di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat," kata Latchman kepada penyiar.

Pesawat RFDS mencoba mendekat ke pesawat Cessna, di mana pilotnya melambaikan sayap pesawat dan menjatuhkan rodanya untuk membangunkan pilot itu.

Baca juga: Beda dengan Helikopter, Ini Alasan Kapten Pilot Pesawat Duduk di Sisi Kiri Kokpit

ATSB menemukan bahwa pilot itu kemungkinan kelelahan karena kurang tidur pada malam sebelum terbang dan mengarah ke insiden tersebut.

Juga, beroperasi pada ketinggian 11.000 kaki dengan hanya "mengendus" oksigen tambahan yang terputus-putus kemungkinan mengakibatkan dia menderita hipoksia ringan.

"Ini kemungkinan memperburuk kelelahan pilot yang ada dan berkontribusi pada pilot tertidur," kata ATSB.

Pilot melaporkan bahwa dia menyalakan pemanas selama sekitar 20 menit dan percaya kehangatan di kokpit membuatnya tertidur.

Dia juga mungkin mengalami dehidrasi, karena meminum sedikit air.

“Insiden tersebut menekankan pentingnya pilot memantau kesehatan dan kesejahteraan mereka sendiri, untuk memastikan bahwa mereka cukup istirahat dan cukup makan, terutama saat melakukan operasi pilot tunggal,” kata ATSB.

(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)

Informasi seputar Penerbangan Pesawat ada di sini.

Baca juga: Kisah Pilot Bertahan Hidup 36 Hari di Hutan Amazon Seusai Pesawat Jatuh, Seperti Apa?

Baca juga: Dua Pesawat Kecelakaan di Udara dan Hampir Terbelah, Begini Keadaan Pilot dan Penumpang