TRIBUNTRAVEL.COM - Selamat dari kecelakaan pesawat merupakan suatu keajaiban.
Seperti yang dialami oleh seorang pilot pesawat Cessna, Antonio Sena, yang selamat setelah pesawat yang diterbangkannya jatuh di hutan Amazon.
Melansir dari laman News.com.au, Selasa (18/5/2021), ia harus bertahan hidup seorang diri di hutan Amazon selama lebih 36 hari.
Antonio mengalami kecelakaan pesawat seorang diri pada 28 Januari 2021 ketika mengirimkan bahan pokok ke kawasan tambang yang terpencil.
Baca juga: Pergi ke Bar saat Masa Pemantauan Kesehatan, Pilot dan Pramugari Harus Bayar Denda Rp 153 Juta
Beruntung, dia selamat dalam insiden itu.
Terbang ke garimpeiros berisiko dan tidak ilegal, hal itu adalah peluang kerja yang berharga bagi Sena ketika Brasil dilanda krisis COVID-19 dan pekerjaan sulit didapat.
Saat penerbangan, pesawat Cessna 210L yang dia piloti mendadak mengalami kerusakan mesin.
Cessna 210L menabrak beberapa pohon dan menabrak tanah, namun Sena selamat dari benturan tersebut.
Dia pun mendarat darurat di tempat terbuka di hutan belantara.
Baca juga: Dua Pesawat Kecelakaan di Udara dan Hampir Terbelah, Begini Keadaan Pilot dan Penumpang
Meskipun Amazon adalah tempat yang berbahaya bagi siapa pun yang tiba-tiba sendirian, tanpa transportasi, atau komunikasi apa pun, Antonio telah mempelajari beberapa keterampilan yang akan memberinya kesempatan bertahan hidup.
Bagian dalam pesawatnya terbakar, namun dia selamat dan berhasil mengambil ransel, roti serta barang-barang lainnya.
Selama terperangkap di hutan Amazon, Antonio mampu bertahan hidup dengan roti yang ia ambil di dalam pesawat.
Berada 36 hari di hutan membuat bobot tubuhnya menurun drastis.
TONTON JUGA:
Antonio menceritakan bagaimana dia menghabiskan waktu selama berada di hutan belantara bersama pesawatnya yang hancur terbakar.
Baca tanpa iklan