Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Pemudik Kejutkan Ibu Setelah 2 Tahun Tak Pulang, Beri Pelukan Erat di Pabrik Roti

Editor: Kurnia Yustiana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral pemudik beri kejutan buat ibu di Medan.

Biarkan kami anak-anakmu yang mencari rezeki," tambahnya.

Sontak, momen keduanya yang saling berpelukan untuk membayar kerinduannya pun langsung menjadi viral di media sosial.

Momen haru yang diabadikan oleh sang kakak ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 15 juta kali.

Video tersebut juga disukai lebih dari 1,3 juta kali dan mendapat lebih dari 27 ribu komentar dari warganet di jagat TikTok.

Banyak dari warganet yang mengaku ikut terharu saat menyaksikan momen tersebut.

Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, pengunggah bernama Angga Prasetyo (28) ini membenarkan ceritanya.

Baca juga: Viral di Medsos, Video Sapi Hadang Ratusan Kendaraan Pemudik hingga Sebabkan Macet Panjang

Baca juga: Restoran Ini Dihadiahi Ribuan Kecoak oleh Orang Tak Dikenal, Videonya Viral di Medsos

Angga menceritakan, kejadian itu berlangsung pada Jumat (7/5/2021) malam di sebuah pabrik roti di Medan, Sumatera Utara.

Kala itu, Angga dan adiknya, Indriani (21), memang berencana untuk memberi kejutan kepada sang ibu yang sedang bekerja.

Sebab, sang ibu sempat percaya adiknya tidak bisa pulang karena larangan mudik dari pemerintah.

Padahal, sang adik yang sudah dua tahun tidak pulang karena menjadi TKW di Malaysia ini sangat ditunggu kehadirannya di lebaran tahun ini.

"Saya dan adik saya buat kejutan untuk ibu, kami tidak memberi tau adik saya akan pulang."

"Tanggal 3 Mei dia terbang dari Malaysia ke Indonesia, tapi transit ke Jakarta dulu untuk karantina di Wisma Atlet."

"Setelah lepas dari karantina dan hasil swabnya negatif, adik saya langsung beli tiket untuk terbang ke Medan. Di situ lah saya dan adik saya buat rencana untuk kasih suprise ke Ibu," ungkap Angga kepada Tribunnews.com, Selasa (11/5/2021).

Angga mengatakan, Ibunya sempat khawatir jika adiknya tidak bisa pulang ke Medan.

Sebab, Angga tidak mempunyai saudara di Jakarta dan adiknya juga tidak pernah mengunjungi Jakarta sebelumnya.

Halaman
123