Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Terungkap Prilaku Penumpang yang Bikin Pramugari Kesal Selama Penerbangan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pramugari melayani minuman untuk penumpang, Rabu (23/9/2020).

"Tolong jangan meminta salah satu awak kabin untuk mengangkat tas ke kompartemen di atas kepala kecuali anda cacat, lanjut usia, ibu dengan bayi, hamil atau dengan kondisi medis," katanya.

Ia mengungkapkan hal tersebut lantaran maskapai penerbangan tidak dilindungi oleh asuransi atau apa pun jika terdapat awak kabin yang melukai diri sendiri saat penerbangan.

Sebelumnya terdapat sejumlah kasus dari beberapa tas penumpang yang terlalu berat.

Sehingga ketika awak kabin mengangkatnya untuk disimpan di loker di atas kepala, mereka mengalami cedera serius yang mengakibatkan cuti kerja.

Baca juga: Kesal Akibat Sampahnya Tidak Diambil, Penumpang Ini Nekat Serang Pramugari

"Beberapa harus pergi cuti panjang tanpa dibayar karena tasnya sangat berat sehingga jatuh di pundaknya dan dalam beberapa kasus mereka harus mengambil pensiun paksa," ungkapnya.

Satu hal lagi yang seharusnya tidak boleh dilakukan penumpang saat pramugari menyapanya di depan pintu pesawat adalah menyapa dan melakukan kontak mata.

Shrey menjelaskan bagaimana ketika dia menyapa orang dengan senyuman, dia mengharapkan setidaknya kontak mata sebagai balasannya.

“Di beberapa pesawat kami, kami memiliki 396 penumpang di kelas ekonomi dan jika saya menyapa setengah dari mereka dan bahkan sedikit tersenyum saat itu, itu berarti bagi kami bahwa kami akan memiliki penerbangan yang lancar dan bahagia hari ini karena penumpang terlihat senang," ujarnya.

Baca juga: 4 Insiden Penumpang Bikin Keributan di Pesawat, Serang Pramugari hingga Gigit Penumpang Lain

Karena boarding adalah waktu kritis bagi awak kabin, agar pesawat tidak ketinggalan slot penerbangan mereka.

Shrey juga menyarankan penumpang untuk tidak mengajukan pertanyaan apa pun hingga di udara.

Pramugari ini menjelaskan, meski dia mungkin tidak terlihat sibuk, mereka sebenarnya memang sibuk dan harus segera ke landasan pacu agar tidak ada penundaan untuk penerbang.

Selain itu juga hal yang diharapkan adalah agar penumpang mau menyerahkan kembali nampan makanan kosong.

Shrey mengungkapkan bahwa itu sangat membantu pramugari jika mereka diberikan dengan cara yang sama seperti penumpang menerimanya.

Baca juga: Pramugari Ini Ungkap Cara Dapatkan Makanan dan Minuman Gratis di Pesawat

“Semua yang ada di pesawat adalah desain super. Maksud saya berkenan untuk menyesuaikan dengan cara tertentu dan hanya akan cocok dengan cara itu. Cara pemberian nampan adalah satu-satunya cara agar baki kembali ke gerobak," katanya.

“Jadi jika Anda memberi saya nampan yang berantakan atau nampan dengan semua barang berbaris satu sama lain maka saya harus mengatur ulang 70-80 nampan sebelum saya mengembalikannya,” ujarnya lagi.

Shrey menjelaskan ini hanyalah beberapa hal yang akan membuat penerbangan berjalan lebih lancar dan membantu pekerjaan pramugari menjadi sedikit lebih mudah.

(TribunTravel/Zainiya Abidatun Nisa')

Baca selengkapnya soal pramugari di sini