Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Pria Ini Bikin Kreasi Makanan di Pesawat untuk Atasi Jenuh Selama Lockdown

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi makanan di pesawat

Tetapi suatu hari di bulan Januari 2021, berkat kombinasi dari "kebosanan, terjebak di rumah, dan benar-benar tak bila melakukan perjalanan luar negeri," dia memutuskan untuk mencoba lagi.

Baca juga: 5 Rahasia Makanan di Pesawat, Termasuk Alasan Kenapa Pramugari Sajikan Minuman Lebih Dulu

Nik sudah memiliki troli maskapai penerbangan asli yang dibelinya dari eBay bersama dengan peralatan dan perlengkap seperti: piring melamin, seruling sampanye, gelas ekonomi retro, piring cina, cangkir kopi dari berbagai kelas bisnis.

Sebagian besar peralatan tersebut ia beli secara online di pasar besar Jerman.

Dua bulan berlalu, Nik memiliki hobi baru.

Dia melihat video penerbangan sebelumnya untuk melihat apa yang dia makan di pesawat, dan membuat ulang makanan dari awal sampai akhir.

Dia menghabiskan akhir pekannya dengan bekerja pada makan malam hari Minggu, serta mengadakan sarapan atau makan siang pada hari Sabtu atau Minggu pagi.

"Hal yang menakjubkan tentang ini adalah saya benar-benar menjadi juru masak yang lebih baik, karena saya harus keluar untuk meneliti resepnya," katanya dengan gembira.

Nik melanjutkan, semua foto makanan diambil bukan hanya agar di feed Instagram terlihat bagus, tapi makanan-makanan itu harus tampak enak.

"Aku telah membuat banyak hidangan mousse - mousse cokelat, mousse cokelat putih, mousse cokelat hitam - dan rasanya jauh lebih enak daripada yang bisa kamu dapatkan di toko. Jadi, ini sedikit pengetahuan bagiku," jelasnya.

Salah satu makanan favoritnya baru-baru ini adalah kreasi makanan Austrian Airlines - pelancong dari kelas ekonomi dapat memesan nampan yang dibuat oleh katering Do & Co, menampilkan hidangan khas termasuk wiener schnitzel.

"Mereka selalu mengatakan bahwa makanan milikku terlihat lebih enak daripada yang asli," kata Nik.

Bedanya hanyalah makanan di pesawat terdapat plat tanda tangan Austrian Airlines.

Baca juga: Pramugari Ini Ungkap Susahnya Sajikan Makanan di Pesawat hingga Sisa Telur Ditemukan di dalam Bra

"Makanan ini telah membantuku memikirkan tentang perjalanan dan saat-saat indah yang aku alami tanpa merasa kesal - sekarang ada tujuan untuk online, menonton video lamaku, dan melihat foto-foto lama. Dan itu memberiku kegembiraan selama ini. ketika aku tidak bisa bepergian. Itu membantuku menghadapinya," ujar dia.

Menurut Nik, beberapa makanan dapat mengingatkannya pada peristiwa besar dalam hidupnya.

Tentu saja, hanya sedikit orang yang menyukai makanan pesawat seperti ini.

Halaman
123