Masjid ini bisa dibilang sebagai puncak karir Sedefkar Mehmed Agha.
Kembaran Hagia Sophia
Majid Biru dibangun di atas tanah yang dulunya adalah tempat berdirinya istana kerajaan Byzantium.
Letaknya berhadapan dengan Hagia Sophia.
Sama-sama berada di Istanbul, kedua bangunan ini sering disebut kembar.
Sekilas Masjid Biru disebut bisa menyaingi Hagia Sophia.
Jadi Objek Wisata, Terbuka juga untuk Pengunjung Nonmuslim
Selain berfungsi sebagai masjid, Sultanahmet Camii juga merupakan sebuah kompleks luas tempat berlangsungnya segala jenis kegiatan sosial.
Pada lahan masjid juga berdiri madrasah, sekolah dasar, paviliun kerajaan, arasta bazaar tempat para pedagang berjualan suvenir, taman, dan makam.
Wisatawan bebas mengunjungi pelataran maupun masjid, asal mematuhi aturan yang ditetapkan pengelola.
Meski begitu, Masjid Biru masih berfungsi sebagai tempat beribadah.
Pihak pengelola akan menutup sementara kunjungan wisatawan selama 30 menit, atau selama salat lima waktu sedang berlangsung. (TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
Baca juga: TRAVEL UPDATE: Wisata Religi ke Masjid Ramlie Musofa, Masjid Ala Taj Mahal di Sunter Jakarta Utara
Baca juga: TRAVEL UPDATE: Berkunjung ke Masjid Shiratal Mustaqim, Wisata Religi di Kota Samarinda Kaltim
Baca juga: Menilik Sejarah Masjid Cut Meutia, Masjid Tanpa Kubah yang Dibangun pada Era Belanda
Baca juga: Wisata Religi ke Samarinda, Melihat Al-Quran Berumur 3 Abad yang Ada di Masjid Shiratal Mustaqiem
Baca juga: TRAVEL UPDATE: Berkunjung ke Masjid Terapung Painan Sumbar, Lokasi Dekat dengan Pantai Carocok
Artikel ini talah tayang di TribunStyle.com dengan judul "Mengintip Megahnya Blue Mosque atau Masjid Biru Turki, Kembaran Hagia Sophia, Dibangun pada 1600-an".
Baca tanpa iklan