Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kawah Sileri Dieng Erupsi, Lontarkan Material Lumpur dan Batuan Sebesar Kepala Orang Dewasa

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kawah Sileri

Tetapi seorang pengendara sempat terkena material kawah saat melintasi jalan di sekitar kawah.

Ia sempat berhenti setelah bencana mereda, lalu bercerita ke warga yang menghampirinya.

Jaketnya tampak masih kotor terkena lumpur.

Beruntung ia mengenakan helm yang bisa melindungi kepalanya dari dampak letusan.

"Itu pengendara dari Bawang (Batang) mau ke Wonosobo," kata Sarwo Edi, tokoh masyarakat Desa Kepakisan, Kamis (29/4/2021)

Selain pengendara sepeda motor, belum ada laporan adanya korban lain yang terdampak letusan.

Sementara warga sekitar, kata dia, bersikap biasa atas kejadian itu.

Maklum, mereka telah lama hidup berdampingan dengan kawah aktif yang sewaktu-waktu bisa erupsi.

Erupsi bagi masyarakat sekitar adalah hal wajar.

Meski warga tetap menaruh waspada terhadap risiko bencana di lingkungannya. Ini pun bukan pertama kali Kawah Sileri meletus.

Libur lebaran, Juli 2017 lalu, Kawah Sileri pernah meletus hingga melukai belasan wisatawan.

Nahas memang, saat bencana terjadi kalau itu, kawasan kawah sedang ramai wisatawan yang menikmati libur lebaran.

Beda dengan bencana kali ini yang terjadi malam hari sehingga komplek kawah sepi dari aktifitas manusia.

"Dampaknya tidak terlihat jelas karena malam, " katanya

Karena cukup sering erupsi, masyarakat selama ini memang dilarang beraktivitas di bawah radius aman 200 meter dari bibir kawah.

Halaman
1234