Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Pantai Timang Gunungkidul, Tempat Lee Kwang Soo Uji Nyali Naik Gondola Ekstrem

Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gondola di Pantai Timang Gunungkidul

Konon, pada tahun 1997, enam warga sekitar bernama Siswanto, Warno, Sartono, Warsito, Supriyanto dan Tukijan sengaja membuat gondola itu untuk mempermudah dan mempersingkat waktu penyebrangan.

Mereka membutuhkan waktu tiga minggu untuk uji coba transportasi itu.

Pembangunan infrastruktur itu masih manual tanpa menggunakan peralatan canggih.

Saat itu, Warno yang mantan pelaut menyebrang ke daratan seberang dengan menggunakan kapal.

Ia turun ke lautan dan berenang sambil membawa tambang sebagai penopang gondola.

Tambang lebih dipilih daripada besi karena dirasa lebih tahan banting dengan keadaan air laut seperti itu.

Berkat kerja keras mereka, tahun 2012, gondola itu dibuka untuk umum.

Jika traveler tidak ingin mencoba gondola, traveler bisa berjalan di jembatan gantung agar bisa menyebrangi lautan. Dengan begitu, traveler bisa menikmati keindahan Pantai Timang tanpa merasa takut.

Meski tak memiliki sensasi mengerikan seperti naik gondola, tidak ada salahnya jika traveler tetap menjaga keselamatan, mengingat angin di pantai cukup kencang.

Uniknya, pantai ini terbagi menjadi dua bagian, sebut saja sisi timur dan sisi barat.

Di sisi timur, traveler bisa melihat hamparan pantai dengan pasir putih. Keindahannya mampu membuat penat akibat bekerja hilang.

Keadaan tersebut bertolak belakang dengan sisi barat pantai yang banyak diisi oleh bukit-bukit batu.

Mengetahui dua karakter pantai yang bertolak belakang ini bisa membantuk traveler memilih, lokasi mana yang akan dikunjungi terlebih dahulu.

Lantas, berapa harga tiket masuk ke Pantai Timang?

Tentu murah. traveler hanya diminta merogoh kocek sebesar Rp 5000 sebagai biaya masuk kawasan pantai dan tak lagi membayar biaya parkir.

Halaman
123