Di sini, kamu bisa snorkeling terlebih dahulu.
Setelah dari Gili Sudak, barulah dilanjutkan perjalanan menuju Giri Kedis dengan waktu sekitar 10 menit.
Dari kejauhan, kamu bisa melihat sebuah pulau kecil berpasir putih dengan beberapa pohon di tengahnya.
Tidak hanya bermain air, pengunjung juga bisa berwisata sembari mendirikan tenda dan camping di Gili Kedis.
Meski merupakan pulau yang tidak berpenghuni dan sepi, bukan berarti yang ada di sana hanya ada pasir dan pepohonan saja.
Terdapat sejumlah fasilitas sederhana yang bisa mendukung aktivitas seru saat berlibur di Gili Kedis.
Fasilitas tersebut mulai dari empat ayunan di area pepohonan, sejumlah warung kopi atau warung jajanan, kamar mandi air tawar, rumah pendopo, tempat ibadah dan tempat duduk sederhana.
Gili Kedis ini bisa dikunjungi wisatawan selama 24 jam.
Saat berkunjung pada siang hari, Gili Kedis sangat cocok jadi tempat berjemur ala pulau pribadi.
Sedangkan saat malam hari kamu bisa bersantai sembari menikmati suara ombak dan membuat kayu bakar di tepi pantai.
Suara ombak yang menenangkan ditambah kerlip bintang-bintang di langit luas sangat syahdu seakan turut meramaikan suasana malam.
Biaya perahu untuk transportasi ke pulau ini bisa saja berbeda-beda.
Ada beberapa pilihan perahu yang bisa digunakan.
Perahu bot memiliki harga sewa sebesar Rp200 ribu pulang pergi dan perahu mesin sekira Rp300 ribu pulang pergi.
Sedangkan tiket masuk ke Gili Kedis cukup Rp5 ribu saja.
Baca tanpa iklan