Menurut para ilmuwan, jumlah turbulensi udara cerah meningkat dibandingkan saat cuaca buruk.
Bahkan peningkatan turbulensi pada udara cerah menjadi dua kali lipatĀ karena pemanasan global.
Jadi, akibat pemanasan global, semakin sering penerbangan yang menghadapi turbulensi udara cerah.
5. Turbulensi Tidak Menyebabkan Pesawat Jatuh
Meskipun mungkin terasa mengerikan, tidak peduli seberapa parah turbulensi, keselamatan pada pesawat saat turbulensi sebenarnya tidak perlu diragukan lagi.
Pesawat terbang pada saat ini telah dirancang untuk melewati berbagai fenomena yang luar biasa.
Dengan begitu, turbulensi tidak akan membuat pesawat jatuh.
6. Para Pilot Sudah Terlatih Hadapi Turbulensi
Untuk mencegah atau menghadapi turbulensi, pilot dengan cermat mempelajari pola cuaca yang ada.
Kemudian, pilot, membuat perencanaan yang tepat, dan memilih rute terbaik sebelum setiap penerbangan.
Ketika turbulensi tidak dapat dihindari, pilot yang baik tahu betul bagaimana menenangkan penumpang yang cemas.
7. Ada Teknologi yang Membantu Pesawat Terbang Hindari Turbulensi
Sejumlah maskapai saat ini sedang menguji teknologi canggih yang dapat membantu pesawat menghindari turbulensi,
Teknolohi ini menggunakan laser ultraviolet untuk mengirim sinyal getaran ke udara di depan pesawat.
Dengan begitu, guncangan pesawat karena turbulensi bisa dihindari.
Baca juga: Baru Pertama Kali Naik Pesawat? Simak 10 Panduan Ini Supaya Tak Mengalami Kendala
Baca juga: 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Penumpang saat di Bandara dan Pertama Kali Naik Pesawat
Baca juga: Pertama Kali Naik Pesawat? Pahami Arti Kode Huruf pada Boarding Pass Ini, Waspada dengan Kode SSSS
Baca juga: 7 Hal yang Harus Kamu Perhatikan saat Pertama Kali Naik Pesawat Terbang
Baca juga: 35 Istilah Penerbangan untuk Kamu yang Pertama Kali Naik Pesawat, dari Pay Tax hingga Baggage Tag
(TribunTravel.com/GigihPrayitno)
Baca tanpa iklan