Namun pengunjung yang datang diharapkan dapat mengajukan izin terlebih dulu.
"Kereta ini juga kadang dipakai. Tapi ada tata cara menaikinya. Tidak lantas berfoto vulgar seperti yang difoto," paparnya.
Koleksi kereta itupun kerap disewakan. Biasanya untuk acara seremoni seperti resepsi pernikahan.
Saat kejadian, diduga situasi di Ndalem Yudhanegaran berada dalam kondisi sepi.
Sehingga tak ada satupun petugas dan masyarakat setempat yang melihat pemuda itu.
"Kalau ada yang lihat pasti langsung ditegur," tegasnya.
Dari kejadian ini, Jhope berharap kepada masyarakat untuk terus dapat menjaga segala tradisi dan budaya masyarakat yang ada.
"Ini menjadi cambuk bagi kita semua. Keluhuran budaya perlu kita junjung dan perlu kita jaga, karena siapa lagi kalau bukan kita," terangnya. ( Tribunjogja.com | Tro )
Baca juga: Selain Angkringan, 7 Kuliner Malam di Jogja Ini Wajib Banget Dicoba
Baca juga: 6 Ayam Geprek di Jogja untuk Makan Siang, Ada Ayam Geprek Bu Rini dengan Sambal Daun Jeruk
Baca juga: Kegiatan Seru di The Lost World Castle Jogja, Bisa Berburu Foto Sambil Main Mini Luge
Baca juga: 5 Tempat Sarapan Favorit di Jogja, Jangan Lewatkan Warung Brongkos Handayani yang Legendaris
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Akhir Cerita VIRAL Foto Pemuda Naik Kereta Kencana Kuno di Yogyakarta
Baca tanpa iklan