Gajah Mina adalah salah satu dari tujuh makhluk mitologi dalam kepercayaan umat Hindu yang dikenal dengan sebutan 'makara'.
Makhluk ini kerap muncul dalam ukiran candi atau arsiteksur pura.
Palinggih Gajah Mina adalah simbol kekuatan yang luar biasa dan mahadahsyat dari Raja Lautan yakni Dewa Baruna.
Makhluk ini dikatikan dengan cerita penyelamatan dunia oleh Matsya atau Avatara Wisnu dengan wujud ikan berkepala gajah.
Deskripsi Gajah Mina berasal dari sesepuh desa pesisir.
Para tetua mengatakan bahwa makhluk itu berukuran sebesar ikan paus, memiliki belalai seperti gajah, bulu di tubuhnya, sepasang gading, dan dalam beberapa kasus, telinga yang lebar.
Jika seekor Gajah Mina ditemukan mati di pantai, biasanya penduduk desa datang untuk mengambil bagian tubuhnya, seperti bongkahan bulu, gading, atau tulangnya.
Gajah Mina dipercaya hidup di perairan dalam, sehingga penampakannya terbilang langka.
Kepala Museum Sri Serindit Natuna Zaharudin mengatakan panjang Gajah Mina bisa mencapai 20 meter.
Disebut “gajah” karena memiliki gading dan belalai.
Dikatakannya, Gajah Mina adalah hewan bergading, dengan kulit yang tidak seperti ikan.
Kulitnya memiliki bulu yang lembut, jadi bukan ikan paus.
Zaharudin juga mengatakan, para nelayan takut bertemu makhluk ini di laut.
Banyak nelayan yang mengaitkan Gajah Mina dengan nasib buruk.
Baca juga: Viral Seekor Gajah Menangis Kesakitan Akibat Dipukuli Berkali-kali Karena Tak Mematuhi Perintah
Baca juga: Viral di Twitter, Perpisahan Penuh Air Mata Penjaga Hutan Kepada Gajah yang Dirawatnya
Baca juga: Peneliti Temukan Ratusan Gading di Dalam Kapal Karam, Jadi Bukti Perburuan Gajah di Abad ke-16
Baca juga: Gajah Paling Kesepian di Dunia Akhirnya Bersiap Berpindah di Rumah Baru
Baca juga: Viral Video Gajah Tarik Mobil yang Terperosok ke Lumpur, BBKSDA Riau Angkat Bicara
(TribunTravel.com/Mym)
Baca selengkapnya soal artikel Viral di sini.
Baca tanpa iklan