Total, ada 43 karya dari 21 seniman yang ditampilkan dalam pameran instalasi tersebut.
Ada sejumlah patung dengan berbagai bentuk, seperti hewan, manusia, bahkan ada pula yang tak beraturan.
Meskipun hanya terdiam, patung-patung ini tampak seperti menyuarakan sebuah pesan.
Entah berbicara tentang rumah, ibu dan anak, atau berbagai macam hal tentang kehidupan.
Patung yang disuguhkan dalam pameran ini sebenarnya tidak semuanya baru diproduksi.
Ada pula patung yang dibuat pada 2007, 2003, 2019, hingga 2020 lalu.
Namun, pesan di dalamnya selalu relevan dengan zaman dan oleh karena itu pula ia 'nyambung' dengan judul pameran.
Meski sebagian besar bergaya kontemporer, aliran patung yang dipamerkan bisa bemacam-macam jika dilihat lebih dalam.
Ada yang bermain dengan 'kubisme', 'kinektika,' 'abstrak, dan lain sebagainya.
Bahan yang digunakan pun tak kalah beragam, mulai dari batu, kayu, resin, hingga fiberglass.
Baca juga: Imbas COVID-19, Dua Festival Musik Populer di Dunia Ini Dibatalkan Tanpa Batas Waktu
Baca juga: Aneka Kreasi Olahan Tahu dalam Festival Tahu Sama Tahu, Dibuat jadi Puding hingga Kebab
Baca juga: TRAVEL UPDATE: Seni Pertunjukan Bisa Kembali Digelar Selama Masa Pandemi, Ini Ketentuannya
Baca juga: 10 Tradisi Unik dari Berbagai Daerah Indonesia yang Digelar saat Jelang Ramadan
Baca juga: Digelar saat Pandemi Covid-19, Ini Perbedaan Dieng Culture Festival dari Tahun Sebelumnya
(TribunTravel.com/Mym)
Baca tanpa iklan