TRIBUNTRAVEL UPDATE

TRAVEL UPDATE: Menhub Pastikan Mudik Lebaran 2021 Tidak Dilarang, Ini Syaratnya

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Nurul Intaniar
Ilustrasi mudik lebaran

TRIBUNTRAVEL.COM - Perayaan Lebaran 2021 diprakirakan masih dalam suasana pandemi Covid-19 seperti tahun sebelumnya.

Mudik menjadi permasalahan yang seringkali dibahas terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Di tahun lalu, mudik menjadi perbincangan karena sempat diijinkan dan dilarang.

Namun, bagaimana dengan tahun ini?

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pemerintah tidak akan melarang masyarakat untuk mudik pada Lebaran 2021.

Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Selasa (16/3/2021), yang membahas sejumlah hal, salah satunya kesiapan transportasi untuk arus mudik dan arus balik Lebaran 2021.

Baca juga: TRAVEL UPDATE: Sejarah Astana Giribangun Karanganyar, Area Pemakaman Keluarga Soeharto

Pemudik menata barang bawaannya di dalam kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (4/7/2016). Warga pendatang di Jakarta mulai mudik ke kampung halaman dengan menggunakan kereta api ke sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

"Hal pertama yang bisa kami ungkapkan terkait mudik 2021. Pada prinsipnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak melarang (mudik)," kata Budi dalam rapat kerja yang dipantau secara daring, dilansir dari Kompas.com.

Ia melanjutkan, tak dilarangnya mudik karena akan ada mekanisme protokol kesehatan ketat yang disusun bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Salah satunya, Kemenhub dan Satgas Covid-19 akan berkoordinasi dalam hal tracing kepada masyarakat yang bepergian.

"Kementerian Perhubungan sebagai koordinator nasional angkutan Lebaran berharap penuh agar kegiatan mudik berjalan dengan baik. Oleh karenanya, saya mengajak kepada Bapak Ketua Komisi dan anggota untuk memantau persiapan mudik dan juga memantau proses mudik itu sendiri," jelasnya.

Halaman
123