Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kenapa Sejumlah Maskapai Terbang dengan Rute Segitiga? Ini Alasannya

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Pesawat terbang.

Rute segitiga bagaimanapun telah menjadi mode ketika maskapai penerbangan meminta bantuan keuangan kepada pemerintah.

Karena adanya penurunan permintaan penerbangan, maskapai segera mengurangi operasi mereka dengan memotong penerbangan dan frekuensi.

Ada kekhawatiran maskapai akan berhenti terbang ke bandara yang lebih kecil di daerah pedesaan karena kekurangan penumpang.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Parlemen di Washington yang memasukkan ketentuan dalam Undang-Undang CARES untuk memastikan maskapai penerbangan yang menerima bantuan pemerintah tidak dapat membatalkan rute.

Tonton juga:

Ketentuan tersebut mengatakan bahwa setiap maskapai penerbangan yang menerima dukungan pemerintah harus terus terbang ke semua pasar yang dilayaninya sebelum pandemi.

Beberapa maskapai penerbangan menerima ketentuan tersebut dan segera mencari cara untuk mengakali aturan tersebut.

Baca juga: Aturan Terbaru Naik Pesawat untuk Kunjungan ke Bali, Termasuk Wajib Isi eHAC, Apa Itu?

Baca juga: Pesawat Antonov An-26 Turboprop Jatuh di Kazakhstan, 4 Penumpang Tewas

Baca juga: Biarkan Tegak! Pramugari ini Ungkap Alasan Keamanan soal Kursi Pesawat yang Tak Boleh Direbahkan

Baca juga: Sering Terjadi, Bagaimana Crosswinds yang Kuat Mempengaruhi Pendaratan Pesawat Terbang?

Baca juga: 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Traveler saat Bepergian, Termasuk Ketinggalan Pesawat

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya soal artikel Pesawat lainnya di sini.