Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Pilot di India Dilarang Terbang Selama 48 Jam Setelah Menjalani Vaksinasi, Ini Alasannya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi- Otoritas penerbangan India mengnyatakan pilot 'tidak layak secara medis' untuk terbang selama 48 jam setelah menjalani vaksinasi Covid-19.

IndiGo mengatakan akan menanggung seluruh biaya vaksinasi untuk stafnya dan memastikan tidak mengganggu operasional mereka.

Peluncuran Vaksinasi India Telah Dimulai

India memulai kampanye vaksinasi pada 16 Januari, dengan garis depan dan petugas kesehatan menerima suntikan.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (Flickr/ Marco Verch Professional Photographer)

Negara tersebut menyetujui vaksin AstraZeneca pada 1 Januari 2021 dan juga menguji coba Covaxin buatan India.

India baru-baru ini memasuki Fase kedua dari upaya vaksinasi, yang mencakup orang-orang yang berusia di atas 60 tahun dan mereka yang berusia 45 hingga 59 tahun dengan penyakit dasar.

Sejauh ini, lebih dari 20 juta dosis vaksin telah diberikan di seluruh India, dengan lebih dari 2 juta telah diberikan pada hari Senin (8/3/2021).

Khususnya, Dalai Lama menerima suntikan pertamanya di Dharamsala dan mendesak semua orang di seluruh negeri untuk divaksinasi.

Baca juga: Pesawat Ini Terpaksa Kembali ke Bandara Asal setelah Seekor Kucing Serang Pilot di Kokpit

Baca juga: American Airlines dan United Airlines Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Karyawannya

Baca juga: Emirates Operasikan Penerbangan Pertama yang Seluruh Karyawannya Telah Divaksinasi Penuh

Baca juga: Negara Ini Cabut Aturan Karantina untuk Wisatawan yang Sudah Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Pengunjung Disney World yang Telah Divaksinasi Covid-19 Masih Harus Memakai Masker

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)