Sementara itu, direktur keselamatan Finnair langsung membantah bahwa kerusakan toilet tersebut akibat turbulensi.
“Perlu menggunakan tenaga yang sangat kuat untuk melepas rak handuk dan pintu lemari,” katanya.
Pria itu dinyatakan bersalah karena membahayakan keselamatan penumpang dan pengadilan memutuskan bahwa dia masih bertanggung jawab meskipun telah mengonsumsi obat penenang dan alkohol.
"Insiden itu bisa menjadi sangat berbahaya jika kerusakan memengaruhi tekanan kabin pesawat," kata putusan itu.
Baca juga: Pesan Tiket Pesawat Emirates Jakarta-Dubai PP, Dapat Akomodasi Gratis 3 Malam di Hotel Bintang 5
Baca juga: Baru Pertama Kali Naik Pesawat? Simak 10 Panduan Ini Supaya Tak Mengalami Kendala
Baca juga: Viral, Penumpang Mengaku Positif Covid-19 saat Pesawat Akan Lepas Landas
Baca juga: Viral di Twitter, WNA Masuk Pesawat Tanpa Masker, Begini Tanggapan Citilink
Baca juga: Pecahkan Rekor, Dua Wanita Ini Berhasil Menarik Pesawat Airbus A320 Sejauh 20 Meter
(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)
Baca tanpa iklan