TRIBUNTRAVEL.COM - Mexico telah meluncurkan jalur kereta gantung di Cablebus untuk pertama kalinya pada Kamis (4/3/2021).
Kereta tersebut kabaranya akan melayani wilayah pinggiran dengan penduduk sekitar 9 juta jiwa.
Melansir laman Foxnews.com (8/3/2021), peresmian leg pertama jalur Cablebus menandai babak terbaru dalam hubungan cinta Amerika Latin dengan kereta gantung.
Negara bagian yang berdekatan dengan Meksiko ini sudah memiliki kereta gantung yang melayani satu pinggiran Kota Meksiko utara.
Adapaun jalur pertama kota itu sendiri juga dibangun pada sisi utara yang miskin dan padat penduduk.
Kereta gantung dipandang sebagai cara yang lebih murah dan efektif untuk moda trasnportasi bagi masyarakat miskin yang terletak di lereng bukit yang tinggi.
Sebab, penerbangan dan jalur mobil pada wilayah ini mengalami banyak kesulitan dalam masalah pembangunan yang kacau.
Apalagi Amerika Latin terkenal dengan wilayah yang sulit, lalu lintas yang buruk, dan kurangnya hak jalan.
Baca juga: Bandara di Amerika Serikat ini Luncurkan Robot Canggih untuk Antar Makanan ke Penumpang
Nantinya jalur ini akan berjalan hampir 9,2 kilometer (6 mil) dari Cuautepec mulai Juni 2021.
Dengan tujuan lingkungan kelas pekerja di tepi utara Mexico City, ke stasiun kereta bawah tanah dan bus terdekat.
Jalur yang diresmikan pada saat ini hanya mencakup 1,7 kilometer (1,06 mil) dari rute tersebut, menuju lingkungan Tlalpexco.
TONTON JUGA:
Para pejabat menjelaskan, saat ini warga di puncak bukit di Tlalpexco harus naik kendaraan yang penuh sesak, yaitu berupa van kecil yang berjalan jauh dan sangat lambat.
Ditambah warga tidak memiliki pemandangan indah dari mobil berjendela besar mereka karena harus menampung 10 penumpang sekaligus.
Mobil-mobil tersebut menggunakan tenaga listrik dan dapat menempuh jarak sekitar 20 kilometer per jam, jauh lebih cepat daripada kebanyakan lalu lintas di kota.
Baca tanpa iklan