Bukan serangan kucing pertama di udara
Meskipun terlihat tidak biasa, yang lebih mengejutkan lagi adalah bahwa ini bukan pertama kalinya insiden penyerangan kucing terjadi di udara.
Pada Agustus 2004 lalu, seorang pilot Brussels Airlines menjadi korban dari pengalaman yang luar biasa ketika seekor kucing yang melarikan diri berkeliaran di dalam ruang kokpit.
Pesawat itu, Avro RJ, sedang melakukan perjalanan dari Brussel ke Wina dengan 62 orang di dalamnya ketika seekor kucing muncul di ruang kokpit.
Hewan tersebut rupanya melarikan diri dari kontainer yang disetujui maskapai dan mulai berlarian di sekitar kabin.
Seorang anggota awak kabin membuka pintu ruang kokpit untuk menyajikan minuman kepada pilot, dan kucing memanfaatkan kesempatan itu.
Ia dilaporkan menjadi sangat gelisah, dan mulai berkeliaran di dek kokpit serta mencakar lengan co-pilot.
Khawatir tentang kerusakan yang dapat dilakukan makhluk itu pada peralatan sensitif kokpit, pilot mengambil keputusan untuk kembali ke Brussel sekira 20 menit setelah lepas landas.
Maskapai itu menyebut kejadian ini sebagai 'insiden aneh', dan mengklaim bahwa banyak kebetulan telah terjadi, yang mengarah ke kejadian yang tidak biasa.
Untuk Tarco Airlines, ini mungkin salah satu pengalaman yang menyenangkan.
Seperti yang telah dilihat di masa lalu, kucing bisa menjadi ahli dalam menyusup bahkan ke ruang yang paling aman, jadi mereka mungkin ingin meningkatkan pemeriksaan pra-penerbangan untuk menghindari situasi serupa di masa depan.
Baca juga: Pilot Punya Kode Rahasia untuk Beri Tanda saat Pesawat Akan Jatuh, Ini Penjelasan Lengkapnya
Baca juga: Tingkat Stres Pilot Ternyata Sangat Tinggi Apalagi Sebelum Lepas Landas, Berikut Penjelasannya
Baca juga: Pilot ini Beberkan Sejumlah Rahasia Menijikkan soal Kopi di Pesawat
Baca juga: Jadi Solusi Utama Hadapi Perubahan Iklim, Inggris Siap Kembangkan Pesawat Tanpa Pilot di Tahun 2025
Baca juga: Lebih dari Setengah Pilot di Dunia Tak Lagi Bisa Terbangkan Pesawat, Ini Alasannya
(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)
Baca tanpa iklan