Untuk mendukung kampanye tersebut, PT Angkasa Pura II (AP II) bersama Bank Indonesia mempersiapkan area khusus untuk menghadirkan pengalaman perjalanan bagi para penumpang pesawat di kedua bandara tersebut.
“Ketika baru mendarat, penumpang dapat melihat berbagai produk lokal dari pelaku kreatif dan UMKM Danau Toba di terminal kedatangan,” kata Awaluddin.
Bank Indonesia dan AP II telah mempersiapkan lokasi galeri atau booth yang menampilkan berbagai produk lokal.
Tak itu saja, booth tersebut juga dilengkapi dengan QR Code sebagai sumber informasi mengenai platform digital untuk membeli produk tersebut.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno juga sempat mendarat di Bandara Silangit, Jumat (19/2/2021).
Di sana, ia melihat booth galeri yang menampilkan berbagai produk lokal tersebut.
Ia juga sempat melakukan scan terhadap QR Code yang ada di booth galeri untuk mengetahui lebih lanjut terkait produk-produk karya UMKM di kawasan Danau Toba.
Tak hanya di Bandara Silangit, booth galeri ini juga tersedia di terminal kedatangan domestik Bandara Kualanamu.
Di sana, terdapat berbagai produk UMKM lokal dan juga booth khusus untuk memberikan informasi tentang Gernas BBI dan penggunaan QRIS (QR Code Indonesian Standard).
Baca juga: Bandara di Amerika Serikat ini Luncurkan Robot Canggih untuk Antar Makanan ke Penumpang
Baca juga: Mulai 18 Februari, Bandara Ngurah Rai Bali Kurangi Jam Operasional
Baca juga: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Resmi Perpendek Jam Operasional Penerbangan
Baca juga: 5 Menit Terbang, Pesawat Ini Terpaksa Kembali ke Bandara Asal dengan Kaca Depan Retak
Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Tercatat Layani Dua Rute Penerbangan Tersibuk di Dunia Bulan Ini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun".
Baca tanpa iklan