Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mantan Pramugari ini Ungkap Trik Khusus Menyelinap Agar Tidak Diganggu Para Penumpang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pesawat yang sedang lepas landas.

Ia menjelaskan, pria itu tidak terkesan dengan layanan 10 menit ke pesawat yang sedang mengudara.

Ketika Marton bertanya, pria itu mengatakan bahwa dia jengkel karena dia tidak diantar ke tempat duduknya, jaketnya tidak segera digantung, dan minuman datang setelah beberapa menit.

Lalu Marton bertanya apakah ada yang bisa dia lakukan untuk memperbaiki hal ini, dan penumpang itu menjawab: "Tidak, tidak benar-benar, Simon!"

Mengutip Insider, Marton pertama kali masuk dalam dunia penerbangan pada 1996.

Karirnya kemudian meningkat sebagai pemimpin kabin dalam pesawat British Airways dengan nomor penerbangan 747 dan 777.

Saat ini Marton bekerja sebagai petugas strategi aset di Wiltshire Council.

Pramugari lebih suka bekerja di kelas ekonomi

Kebanyakan orang berpikiran pramugari tentu akan lebih memilih bekerja melayani orang-orang 'mewah' dalam pesawat kelas bisnis atau kelas utama.

Dibandingkan melayani ratusan penumpang di kelas ekonomi yang sering merasa kebingungan saat naik pesawat.

Namun ternyata hal itu tak ada di pikiran mayoritas pramugari.

Berdasarkan pendapat sejumlah pramugari, bekerja dalam kabin mewah membuat mereka bekerja lebih keras.

Heather Wilde, seorang mantan pramugari, mengatakan pekerjaannya jauh lebih mudah saat bekerja dalam kelas ekonomi.

"Ketika terbang dalam pesawat kelas ekonomi, semuanya akan terasa lebih mudah. Pramugari senior akan menangani dokumen, sedangkan yang lain akan menangani makanan dan minuman," jelas Wilde dalam situs Quora.

Sementara dalam kelas bisnis dan kelas utama, lanjut Wilde, tidak akan ada waktu untuk beristirahat.

Pramugari diharuskan untuk siap setiap saat melayani setiap penumpang.

Halaman
1234