Tulisan ini akan lebih menarik lagi dilihat di malam hari karena lampu warna-warni yang menyala di setiap huruf dan angkanya.
Suasana yang hijau dan tamannya yang tertata rapi ini pula yang menjadikannya sebagai salah satu spot foto cantik.
Selain itu, fasilitas yang juga disediakan di taman ini adalah bangku-bangku kayu yang menghadap langsung ke sungai Martapura.
Begitu pula arena skate board yang bisa kamu temui di sebagian taman Siring 0 KM dan dijadikan lokasi berlatih atau unjuk kebolehan para skate boarder banua.
Tak hanya digunakan masyarakat untuk sekadar berkumpul dengan keluarga, ada pula yang memanfaatkan taman ini untuk jogging dan berolahraaga di pagi atau sore hari.
2. Taman Maskot Bekantan
Satu ikon wisata di kota Banjarmasin adalah Patung Bekantan yang berukuran cukup besar.
Patung senilai Rp 2,6 miliar ini dibuat oleh Pemerintah Kota Banjarmasin dan diletakkan di siring tepi Sungai Martapura di Jalan Kapten Pierre Tendean.
Pemilihan Bekantan ini tak lain karena hewan primata ini ditemui di Pulau Kalimantan khususnya di Kalimantan Selatan.
Di Kalimantan Selatan, hewan ini tersebar di hutan-hutannya seperti di Pulau Bakut, misalnya.
Posisi patung ini berada agak jauh dari Menara Pandang dan pasar terapung, namun masih satu kawasan. Letaknya tepat di seberang Taher Square, dekat Jembatan Dewi.
Patung setinggi 6,5 meter ini baru saja diletakkan sudah dijadikan buruan warga untuk tempat bersantai dan juga berfoto.
3. Kawasan Siring Piere Tendean
Berkunjung ke Menara Pandang Banjarmasin membawa kamu untuk menikmati keindahan kota Banjarmasin dari sudut yang berbeda.
Berlokasi tepat di pinggir sungai Martapura, di Jalan Kapten Pierre Tendean, Menara Pandang Banjarmasin ini berdiri kokoh dengan tiga lantai dan dibagian lantai paling atas merupakan ruangan terbuka.
Baca tanpa iklan