Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

8 Fakta Keripik Kentang Lays yang Sebentar Lagi Bakal Hentikan Produksinya di Indonesia

Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Keripik kentang Lays

TRIBUNTRAVEL.COM - Keripik kentang Lays di Indonesia akan berhenti diproduksi per Agustus 2021 mendatang.

Melansir Kompas.com, PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) akan mengakhiri perjanjian lisensi dengan PepsiCo yang menaungi ketiga merek snack tersebut.

Selain di Indonesia, keripik kentang Lays dapat ditemukan di Jepang, Prancis, Kanada, hingga Thailand dengan rasa yang telah disesuaikan dengan kuliner lokal.

Meski Lays sudah terkenal di dunia, masih ada fakta Lays yang belum banyak diketahui.

Berikut TribunTravel merangkum fakta keripik kentang Lays dari This is Insider.

1. Keripik kentang Lays awalnya pertama kali dijual dengan mobil

Setelah mengakuisisi perusahaan keripik kentang pada 1932, sang pendiri, Herman W. Lay pertama kali menjual keripiknya di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat (AS).

Kemudian, ia pergi berkendara melintasi AS bagian Selatan untuk menjual camilan di bagasi belakang mobil Ford Model A-nya.

2. Lays menyediakan varian rasa yang spesifik dari beberapa wilayah di AS

Selama sebuah kampanye yang disebut "Tastes of America," Lays merilis delapan rasa yang menyerupai kuliner khas dari sejumlah daerah yang populer seperti New England Lobster Roll di wilayah Northeast dan Cajun Spice di dekat wilayah Teluk.

3. Lays juga menyediakan varian rasa berbeda di negara-negara di luar AS

Tergantung negara tempatmu berada di dunia, varian rasa Lays akan berubah untuk mencerminkan makanan dan selera yang populer di negara tersebut.

Di Mesir, Lays menyediakan varian rasa Chili and Lemon, sementara di India, Lays menjual rasa Magic Masala.

4. Ada lebih dari 160 varian rasa Lays

Lays terus berimprovisasi untuk memperkaya varian rasanya.

Halaman
12