Berbeda lagi dengan sashimi Jepang yang biasa dihidangkan polos, nanuira setelah diasamkan akan disiram bumbu yang terbuat dari berbagai rempah.
Aneka rempah yang dimaksud seperti kemiri yang dibakar, bawang putih, bawang merah, lada, jahe, kunyit ditambah dengan cabai.
Terdapat rempah khas yang membuat rasa naniura menjadi lebih segar dan unik yaitu andaliman dan kecombrang.
Perpaduan andaliman dan kecombrang inilah yang menjadikan naniura beraroma sedap dan nikmat.
Seluruh bumbu di atas kemudian diulek atau ditumbuk hingga cukup halus ditaruh di atas permukaan ikan.
Kemudian ikan didiamkan lagi selama satu jam agar bumbu rempah semakin meresap.
Selain lezat, naniura juga mengandung banyak gizi karena dibuat dari bahan alami dan segar.
Ikan yang tidak dimasak menggunakan api membuat kualitas protein asli dari ikan masih tetap terjaga.
Hal ini diyakini masyarakat sekitar karena melihat orang tua zaman dulu lebih panjang umur, ini karena mempunyai kebiasaan mengkonsumsi makanan semacam ini.
Yakni makan makanan sehat dan menggunakan bahan-bahan yang masih segar.
Baca juga: Berkunjung ke Danau Toba, Jangan Lewatkan 7 Kuliner Khas Batak Ini
Baca juga: Sedappp! Yuk Cicipi 10 Makanan Khas Batak di Kampung Halaman Calon Menantu Jokowi
Baca juga: Mengenal Andaliman, Merica Batak yang Jadi Bumbu Sakti di Dunia Kuliner Khas Danau Toba
Baca juga: Keliling Danau Toba, Kunjungi 7 Tempat Wisata yang Menarik di Sekitaran Danau Terbesar di Indonesia
Baca juga: Oleh-oleh Danau Toba - Ini Makna Kain Ulos yang Dipakai Jokowi, Kamu Bisa Kembaran Lho
(TribunTravel/Zainiya Abidatun Nisa')
Baca tanpa iklan