Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

TRIBUNTRAVEL UPDATE

TRAVEL UPDATE: Nikmati Santai Sore di Bendung Gerak Serayu, Tempat Wisata Murah Meriah di Banyumas

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bendung Gerak Serayu jadi wisata murah meriah di Banyumas.

TRIBUNTRAVEL.COM - Liburan tak harus selalu mahal, misalnya saja Bendung Gerak Serayu.

Bendung Gerak Serayu bisa jadi pilihan traveler untuk liburan murah meriah bersama keluarga atau teman-teman.

Di Bendung Gerak Serayu traveler bisa sekadar menikmati pemandangan yang ada hingga berwisata kuliner.

Baca juga: TRAVEL UPDATE: The Jungle Waterpark Bogor Ditutup dan Didenda Rp 10 Juta, Ini Penyebabnya

Bendung Gerak Serayu adalah bendungan yang terletak di Desa Gambarsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Menurut laporan wartawan TribunnewsWiki, Archieva Pristya, fungsi utama Bendung Gerak Serayu adalah untuk mengalirkan air dari sungai Serayu ke sawah-sawah yang ada di Kabupaten Banyumas, Cilacap, dan Kebumen.

Archieva menuturkan bahwa bendungan ini dibangun mulai tahun 1993 dan diresmikan oleh Presiden RI Soeharto pada 23 November 1996.

Tak hanya untuk irigasi, Bendung Gerak Serayu kini juga dijadikan tempat wisata bagi masyarakat di Kabupaten Banyumas.

"Bendungan ini tidak hanya untuk irigasi, tapi juga tempat wisata bagi masyarakat di Kabupaten Banyumas," kata Archieva.

Ia menyebutkan, Bendung Gerak Serayu memiliki daya tarik sendiri sebagai satu wisata murah meriah di Banyumas.

"Tentu saja, ada sungai Serayu sebagai salah satu sungai terbesar di Jawa yang menjadi daya tarik bendungan ini," ungkap dia.

Selain itu, pepohonan rindang yang tumbuh di sekitar bendungan, membuat udara di area tersebut terasa sejuk.

Archieva menyebutkan, bagi pengunjung yang datang di sore hari bisa menikmati sunset sembari berwisata kuliner di sebelah sungai Serayu.

Sementara itu, ia juga menjelaskan bahwa akses menuju Bendung Gerak Serayu mudah diakses oleh kendaraan pribadi maupun umum.

Selama masa pandemi COVID-19, kondisi Bendung Gerak Serayu tidak seramai biasanya.

"Sama seperti wisata lainnya, Bendung Gerak Serayu sepi pengunjung," ujar Archieva.

Halaman
12