Wisatawan yang berangkat atau tiba di bandara tertentu mungkin harus sedikit lebih khawatir.
Smith mengidentifikasi bebrapa bandara yang memiliki lalu lintas padat dan landasan pacu yang pendek yang dianggap jauh lebih menakutkan.
Bandara tersebut yaitu LaGuardia, Washington-Reagan, Chicago Midway, dan Kongo Sao Polo.
"Banyak bandara di Amerika Latin, Himalaya, atau Pegunungan Rocky menampilkan pola kedatangan dan keberangkatan yang rumit karena puncak di dekatnya," katanya menambahkan.
Turbulensi bukanlah sesuatu yang memicu stres pada pilot, dan ia mengungkapkan bahwa turbulensi seharusnya tidak pernah menyangkut penerbang juga.
"Sejujurnya, penumpang tidak perlu khawatir tentang turbulensi," katanya.
"Pesawat dirancang untuk mengatasi tekanan dan ketegangan turbulensi. Misalnya, seperti merancang mobil dengan suspensi yang cukup baik untuk melewati jalan permukaan yang kasar dengan berlubang,” ujarnya lagi.
5 Hal yang Harus Dilakukan Penumpang saat Terjadi Turbulensi
Turbulensi atau goncangan sering ditakuti penumpang pesawat.
Padahal, turbulensi wajar terjadi saat pesawat mengudara.
Tak hanya cuaca buruk, turbulensi juga bisa terjadi saat cuaca cerah.
Turbulenasi saat cuaca buruk justru lebih berbahaya, karena awak kabin hanya punya sedikit waktu untuk mengingatkan penumpang.
Dihimpun KompasTravel, berikut lima tips saat terjadi turbulensi di pesawat.
1. Baca buku petunjuk
Banyak penumpang pesawat mengabaikan hal satu ini.
Baca tanpa iklan