Pilot tersebut rupanya bukan orang dalam maskapai pertama yang memperingatkan tentang kopi di dalam pesawat.
Seorang awak kabin lainnya bahkan mengungkapkan kalau kru pesawat tidak akan pernah meminum kopi tersebut.
Hal ini dikarenakan kopi dalam pesawat dibuat menggunakan air onboard yang tingkat kemurniannya masih sangat diragukan.
"Pramugari tidak akan minum air panas di pesawat apalagi sampai minum kapi dan teh biasa" ungkap seorang pramugari kepada Business Insider.
"Air di pesawat benar-benar menjijikkan, kapal tanker tempat air berasal benar-benar tidak pernah dibersihkan," ujar mantan pramugari lain melalui situs berbagi pengetahuan AS, Quora.
Ia mengatakan, hal tersebut berarti air keran yang diminum penumpang di pesawat bisa jadi penuh bakteri.
Hal ini dididsarkan pada pengujian di pesawat sebelumnya menemukan bahwa air keran tidak sehat.
Lebih lanjut lagi ia menjelaskan kalau beberapa pesawatbahkan terbukti positif adanya mikroorganisme di dalam air, termasuk bakteri.
Ini berarti banyak pramugari merekomendasikan untuk menghindari air minum serta es saat menggunakan pesawat.
Menurut keterangan pramugari itu, staf kabin sendiri menghindari air keran dan hanya mengonsumsi air kemasan saat berada di dalam pesawat.
Sebuah studi dari Environmental Protection Agency juga menemukan bahwa satu dari delapan pesawat tidak memenuhi standar keamanan air.
Itu menunjukkan bahwa 12 persen pesawat komersial di AS dinyatakan positif bakteri tingkat tinggi dalam pasokan air keran.
Pramugari ini Beberkan Fakta Mencengangkan soal Selimut Penumpang dan Makanan Bekas
Pramugari dan semua petugas pesawat merupakan pekerjaan yang sangat penting karen harus menjaga penumpang selama penerbangan.
Dalam hal ini komukasi antar kru dan penumpang merupakan sebuah keteramnpilan utama yang harus dimiliki.
Baca tanpa iklan