Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Sejarah Mengerikan di Balik Penemuan Kerangka Viking Tanpa Kepala

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penemuan kerangka Viking yang disebut-sebut sangat mengerikan

Lubang tambang dianggap sebagai tempat eksekusi resmi yang dilakukan di depan penonton.

Ditemukan juga ada lebih banyak mayat daripada tengkorak.

Ini berarti beberapa kepala mungkin disimpan sebagai suvenir, atau dipajang dengan kemenangan di tiang pancang.

Ini menunjukkan tengkorak itu milik beberapa individu berpangkat tinggi dalam kelompok tersebut.

Menurut Oxford Archaeology, tes pada tulang juga menunjukkan tubuh bagian atas mereka berkembang sangat baik, seperti halnya tubuh pendayung.

Ini menunjukkan bahwa mereka mungkin adalah awak kapal Viking, melansir dari Thevintagenews.

Ada beberapa teori berbeda tentang siapa para pria itu, dan mengapa mereka berada di Weymouth.

Awalnya, orang mengira mereka mungkin orang Anglo-Saxon yang telah dibunuh oleh orang Anglo-Saxon atau Viking lainnya.

Ini sebelum terbukti bahwa para pria tersebut berasal dari Skandinavia.

Saran lain dibuat dalam National Geographic Documentary, Viking Apocalypse, di mana Dr. Britt Baille menyatakan eksekusi tersebut mungkin merupakan bagian dari Pembantaian Hari St Brice.

Kemungkinan lainnya adalah orang-orang Viking ini mungkin saja dibunuh oleh Viking lain karena tidak melakukan tugasnya dengan baik.

Kuburan massal itu terletak di lokasi yang dulunya merupakan jalan utama dan batas paroki pada zaman Anglo Saxon.

Baru pada 2009 para arkeolog dari Oxford Archaeology memutuskan untuk menggali di sepanjang rute jalan baru A354 yang direncanakan di Weymouth.

Jalan itu adalah proyek senilai 87 juta poundsterling, dan tujuannya adalah untuk meningkatkan akses ke Pulau Portland dan ke Weymouth.

Meskipun proyek ini adalah satu penemuan arkeologi paling menarik dalam beberapa tahun terakhir, proyek jalan tersebut menyebabkan keributan di antara penduduk setempat karena berjalan langsung melalui Kawasan dengan Keindahan Alam Luar Biasa yang dilindungi secara hukum.

Baca juga: Arkeolog Temukan Kerangka Balita dan Anjing di Makam Kuno Berusia 2.000 Tahun

Baca juga: Melihat Pulau Deadman, Tempat Mengerikan di Lepas Pantai yang Dipenuhi Sisa Kerangka Manusia

Baca juga: 10 Penemuan Arkeolog Terbesar Sepanjang Tahun 2020, Ada Kerangka Mamut Berusia 20.000 Tahun

Baca juga: Lebih dari 1.000 Kerangka Manusia Ditemukan Selama Renovasi Gereja Bone, Intip Fakta di Baliknya

Baca juga: Kerangka T-Rex Terlengkap Pertama di Dunia Ditemukan dalam Kondisi Bertarung Sampai Mati

Ambar Purwaningrum/TribunTravel