Mereka kemudian mengirimkan gambar fosil tulang dinosaurus tersebut ke Royal Tyrrell Museum of Paleontology.
Museum tersebut merupakan tempat untuk mengidentifikasi fosil.
Setelahnya ada tim paleontology untuk mengidentifikasinya.
Dilaporkan bahwa fosil apa pun akan dilindungi Undang-undang di Alberta.
Dan NCC mengatakan jiika penting bagi semua orang agar tidak merusak fosil apa pun yang mereka temukan.
Para kru telah bekerja di lokasi tersebut selama sekitar dua bulan dan menemukan antara 30 dan 50 tulang yang berasal dari satu hadrosaur muda yang berusia sekitar tiga atau empat tahun.
Tulang hadrosaur adalah fosil paling umum yang ditemukan di tanah tandus Alberta, tetapi hanya sedikit kerangka remaja yang ditemukan.
Fosil itu juga ditemukan di lapisan batuan yang jarang mengawetkan fosil.
"Hadrosaur muda ini adalah penemuan yang sangat penting karena berasal dari interval waktu yang sangat sedikit kita ketahui tentang jenis dinosaurus atau hewan yang hidup di Alberta," kata François Therrien, kurator paleoekologi dinosaurus dari Royal Tyrrell Museum, dalam pernyataannya.
"Penemuan Nathan dan Dion akan membantu kita mengisi celah besar dalam pengetahuan kita tentang evolusi dinosaurus."
Fosil-fosil itu sangat berdekatan, jadi ahli paleontologi mengeluarkan potongan-potongan besar batu di sekitarnya dari dinding ngarai.
Baca juga: Keren! Para Ilmuwan Bangun Kembali Otak Dinosaurus dan Ungkap Temuan Mengejutkan
Baca juga: Viral Video Dinosaurus Triceratops Diturunkan di Mojosemi Forest Park
Baca juga: Cerita Pemadam Kebakaran Australia Selamatkan Pohon Dinosaurus di Jurang Terisolir
Baca juga: Kerangka T-Rex Pecahkan Rekor Lelang Dinosaurus, Terjual Rp 469 Miliar
Baca juga: Mainan Dinosaurus hingga Tongkat Golf, Ini Sejumlah Benda Aneh yang Dibawa Astronaut ke Bulan
(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)
Baca tanpa iklan