Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Jadi Viral, Bocah Ini Temukan Jejak Kaki Dinosaurus Berusia 220 Juta Tahun

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi suasana di pantai Bendricks Bay, tempat jejak kaki dinosaurus berusia 220 juta tahun ditemukan

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang gadis berusia 4 tahun menemukan jejak kaki dinosaurus di sebuah pantai.

Jejak kaki dinosaurus tersebut diprakirakan berusia 220 juta tahun dan kondisinya terawat dengan sangat baik.

Melansir laman People, Selasa (2//2021), Lily Wilder sedang berjalan-jalan bersama keluarganya di Teluk Bendricks, Wales pada Desember lalu.

Tak disangka, ia menemukan jejak kaki di bebatuan yang terletak di dekat laut, Museum Nasional Wales Amgueddfa Cymru mengatakan dalam siaran pers.

"Lily dan Richard (ayahnya) yang menemukan jejak kaki itu," kata ibunya, Sally, dalam sebuah pernyataan.

"Lily melihatnya saat mereka berjalan dan berkata, 'Ayah, lihat.' Ketika Richard pulang dan menunjukkan foto itu kepada saya, saya pikir itu tampak luar biasa. Kemudian saya menghubungi para ahli," tambahnya.

Baca juga: Berburu Dinosaurus di Tengah Hutan Pinus dan 3 Aktivitas Seru Lain di Mojosemi Dinosaurus Park

Meskipun tempat itu memang terkenal dengan jejak kaki dinosaurus, penemuan Lily ternyata menjadi "spesimen terbaik yang pernah ditemukan di pantai ini," kata Cindy Howells, kurator paleontologi museum.

Jejak kaki tersebut disebut grallator, dan dibuat 220 juta tahun lalu oleh dinosaurus, meski jenisnya masih belum jelas.

Panjangnya sekitar 4 inci, dan makhluk yang meninggalkannya diyakini adalah hewan ramping yang berjalan dengan kedua kaki belakangnya, memiliki tinggi sekira 2 setengah kaki dan panjang 8 kaki.

Howells mengatakan bahwa penemuan itu akan membantu ahli paleontologi mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana dinosaurus purba ini berjalan.

Meskipun tidak ada tulang fosil yang tertinggal di area untuk mempermudah menentukan jenis dinosaurus, jejak kaki serupa yang ditinggalkan oleh dinosaurus jenis Coelophysis telah ditemukan di Amerika Serikat.

"Pengawetan yang spektakuler dapat membantu para ilmuwan menetapkan lebih banyak tentang struktur sebenarnya dari kaki mereka, karena pengawetan cukup jelas untuk menunjukkan bantalan individu dan bahkan jejak cakar," kata rilis tersebut.

Jejak Dinosaurus yang diperkirakan berusia 220 juta tahun yang ditemukan seorang bocah berusia 4 tahun di Pantai South Wales. (Amgueddfa Cymru / National Museum of Wales via Science Alert)

Sally Wilder mengatakan bahwa nenek Lily-lah yang mendorong keluarganya menghubungi ahli lokal untuk penyelidikan lebih lanjut, NBC News melaporkan.

"Dia benar-benar bersemangat tetapi tidak begitu memahami betapa menakjubkannya itu," kata Sally.

Jejak kaki tersebut secara resmi diambil dari pantai dengan izin dari Sumber Daya Alam Wales, dan dibawa ke Museum Nasional Cardiff untuk dilindungi dan dipelajari oleh para ilmuwan.

Halaman
1234