"Jika buaya menggigit di leher atau tenggorokannya di mana pembuluh darah utama berada, maka itu bisa berujung kematian," kata Sweeney.
"Tengkorak kepala pria itu cukup keras dan tidak ada retak atau patah tulang atau tusukan pada tengkorak, ini hanya luka di kulit kepala dan bagian samping tulang pipi serta bahu dan jarinya," tambahnya.
Danau Placid adalah kolam perairan dalam yang mengalir dari Sungai Barron.
Tempat tersebut juga merupakan taman populer dan sering dijadikan area untuk barbekyuan bagi penduduk setempat.
Namun, tempat ini juga dikenal sebagai habitat buaya.
Para pejabat mengatakan mereka akan mencoba untuk menyingkirkan buaya sepanjang 6 kaki yang telah terlihat bersembunyi di perairan pada beberapa kesempatan.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Departemen Lingkungan dan Sains (DES) mengatakan kepada ABC News Australia sedang menyelidiki insiden tersebut.
"Semua buaya yang mengancam keselamatan manusia menjadi target pemindahan di bawah Rencana Pengelolaan Buaya Queensland," kata mereka.
"Musim hujan adalah waktu berkembang biak bagi buaya muara dan mereka mungkin berperilaku lebih agresif dan menjadi lebih teritorial saat ini," imbuhnya.
Juru bicara menambahkan bahwa orang yang berenang di danau harus berhati-hati.
Akan tetapi, pria berusia 44 tahun yang diserang kemungkinan besar akan segera kembali berenang ke danau, menurut Sweeney.
"Dia individu yang cukup kuat dan bersikeras akan segera kembali berenang di sana," kata Sweeney.
Baca juga: Teror Buaya Raksasa di Sungai Teluk Dawan Jambi saat Banjir, Warga Akui Resah Selama Bertahun-tahun
Baca juga: Terjebak di Hutan Bakau Penuh Buaya, Pria Tanpa Busana Ini Makan Siput untuk Bertahan Hidup
Baca juga: Cerita Keluarga dari Jepang Tinggal Serumah dengan Buaya Selama 40 Tahun dan Sering Ajak Jalan-jalan
Baca juga: Viral di Medsos, Anak-anak di Makassar Bermain dengan Buaya, Ini Penjelasan BKSDA
Baca juga: Heboh Kemunculan Buaya Sepanjang 2 Meter di Parkiran Mal, Ini Dugaan dari BKSD
(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)
Baca tanpa iklan