Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Yen Gangga Beach Club, View Pantai Nan Indah untuk Melepas Penat

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Yen Gangga Beach Club, Tabanan, Bali

TRIBUNTRAVEL.COM - Bali merupakan satu destinasi wisata terbaik dikunjungi untuk liburan akhir pekan.

Ada beragam tempat wisata menarik yang bisa dijelajahi saat liburan ke Bali.

Satu di antara destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung Bali adalah Yen Gangga Beach Club By UNAME.

Berlokasi tepat di pinggir pantai Jalan Pantai Yeh Gangga 1, Banjar Yeh Gangga, Sudimara, Tabanan, Bali,  destinasi wisata ini memiliki nuansa asyik tapi tenang.

Apalagi ada sunset yang jatuh di tebing cinta, membuat senja di Yeh Gangga sangat tepat dikunjungi.

Acara opening Yeh Gangga Beach Club By UNAME ditandai dengan pemotongan pita.

Owner Representative Yeh Gangga Beach Club, I Wayan Kotio, ditemui Sabtu (19/12/2020), menjelaskan bahwa YBC sudah ada sejak setahun lalu yakni mulai Desember 2019, namun telah dibangun sejak 2 tahun lalu. “Sebelum Covid-19 sudah mulai ramai, apalagi kami ada kolam renang,” katanya.

Namun begitu Covid-19 diumumkan, ia mengikuti anjuran pemerintah dan menutup sementara YBC. “Kami buka saat ini, karena kami memiliki tempat terbuka, ada pula rooftop sehingga tetap bisa menjaga jarak di masa pandemi,” jelasnya.

Ia juga berharap dengan reopening ini, mampu menggerakkan ekonomi dan membantu warga sekitar mendapatkan pekerjaan.

Apalagi memang banyak pengunjung setia yang kerap bertanya, kapan YBC akan dibuka karena sudah ingin nongkrong santai di tepi pantai. Pihaknya juga tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan CHSE.

Mulai dari tes suhu badan, mencuci tangan, hingga penyediaan hand sanitizer. Dengan adanya YBC juga pantai menjadi bersih, tidak seperti sebelumnya yang banyak sampah.

Harga makanan pun sangat kompetitif, sehingga bisa dijangkau baik lokal maupun asing. Ia mengatakan porsi kedatangan sebelum pandemi, 40 persen asing dan sisanya lokal Bali serta luar Bali.

Termasuk warga dari Tabanan. Makanan pun beragam, ada mulai masakan lokal hingga western food. “Saat ini karena belum ada penerbangan tentu kami mengharapkan warga lokal Bali, dan luar Bali yang datang ke sini,” katanya.

Namun begitu Covid-19 diumumkan, ia mengikuti anjuran pemerintah dan menutup sementara YBC. “Kami buka saat ini, karena kami memiliki tempat terbuka, ada pula rooftop sehingga tetap bisa menjaga jarak di masa pandemi,” jelasnya.

Ia juga berharap dengan reopening ini, mampu menggerakkan ekonomi dan membantu warga sekitar mendapatkan pekerjaan.

Halaman
12