Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Paling Banyak Dikonsumsi, Kenali Budaya Minum Teh yang Menyebar ke Segala Penjuru Dunia Ini

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Abdul Haerah HR
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi kebiasaan minum teh.

TRIBUNTRAVEL.COM - Tahukah kamu jika teh menjadi minuman paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia?

Di setiap negara, teh menjadi budaya dan kaya akan manfaat.

Beberapa menikmati teh sebagai cara menghangakan mereka di hari yang dingin atau sebagai pengganti kopi.

Sementara yang lain menjadikan teh sebagai budaya atau upacara yang memisahkan hari di antara sarapan dan makan malam.

Baca juga: 7 Sushi Paling Unik di Jepang, dari Funazushi hingga Sushi Shirako

Dalam banyak budaya, teh memiliki arti yang jauh lebih sakral daripada sekadar menenangkan jiwa dan membantu kesehatan holistik.

Bagi sebagian orang, tradisi minum teh ini berakar pada praktik berabad-abda dan menggabungkan tradisi menanam daun teh yang lembut serta seni menyeduh teh yang sempurna.

Setiap jenis tanaman teh memerlukan instruksi pembuatan, mulai dari suhu air, waktu perembesan yang berbeda hingga penyajian.

Dilansir dari laman The Travel, berikut budaya minum teh di beberapa negara di penjuru dunia:

1. Jepang

Tata cara minum teh di Jepang (Goway - Goway Travel)

Di Jepang, upacara matcha lebih dari apapun.

Teh hijau adalah yang paling populer di negara ini.

Matcha mengacu pada jenis teh serta pembuatan teh.

Upacaranya tenang dan tenteram, biasanya melibatkan sekelompok kecil orang, dan memerlukan set matcha khusus untuk menyeduh teh sebagaimana yang harus diseduh.

Alat yang digunakan untuk mencampur bubuk matcha dengan air panas mirip dengan kocokan tetapi jauh lebih kecil, dan keseluruhan prosesnya merupakan tradisi indah yang telah berlangsung selama berabad-abad.

2. India

India sering dikaitkan dengan teh chai dan ini tidak salah.

Namun, India juga merupakan produsen dan konsumen teh terbesar di antara negara lain di dunia.

Dengan demikian, chai adalah minuman nasionalnya dan terlihat sangat melimpah sehingga bahkan dijual oleh pedagang kaki lima.

Oleh karena itu, penduduk lokal dan pengunjung tidak pernah kehabisan cara untuk menemukan secangkir teh berbumbu ini.

Tidak ada waktu tertentu di mana teh chai dapat diseduh atau diminum di India alias bisa dikonsumsi sepanjang hari.

3. Selandia Baru

Ada desas-desus bahwa Selandia Baru pernah menjadi salah satu importir teh terbesar selama abad ke-19, tetapi sejak itu berhenti.

Selandia Baru adalah rumah bagi satu perkebunan teh yang menanam Zealong, tanaman asli negara tersebut.

Di luar itu, waktu minum teh sangat santai dan kemungkinan besar dimulai dengan negara yang berada di bawah pengaruh Inggris dan merupakan tradisi yang dipertahankan hingga hari ini.

Teh hijau dari Jepang cukup umum, bersama dengan oolong dan Earl Grey.

4. Maroko

Di Maroko, teh mint adalah segalanya.

Mirip dengan bagaimana India dikenal dengan teh chai, Maroko dikenal menggunakan mint baik dalam minuman tradisional maupun hidangannya.

Bagi pengunjung yang pernah tinggal di Maroko, mereka mungkin akrab dengan kebiasaan disajikan teh mint tiga kali terpisah.

Cangkir teh mint ini dimaksudkan untuk mewakili kehidupan, cinta, dan kematian.

Ini merupakan kebiasaan dalam keramahan Maroko untuk menyajikan secangkir teh ini, dan merupakan kebiasaan pengunjung untuk meminumnya masing-masing.

5. Britania

Budaya teh kuat Inggris sebenarnya dipinjam dari India, dan sangat populer sehingga menjadi minuman nomor satu yang dipilih, bahkan di atas secangkir kopi.

Waktu minum teh masih sama layaknya dengan tradisional dalam budaya Inggris, dengan banyak orang memilih setidaknya satu cangkir sebelum hari berakhir.

Waktu minum teh juga populer di restoran dan kafe di mana tradisi mendapatkan menu sendiri di beberapa tempat.

6. China

China adalah negara lain yang memiliki sejarah yang mengakar kuat pada budaya teh.

Sedemikian rupa sehingga sebenarnya ada museum di Hangzhou dengan pameran yang memiliki sejarah rinci evolusi minum teh di negara tersebut.

Salah satu jenis teh paling populer yang ditanam di China adalah teh hijau, bersama dengan oolong dan Puerh.

7. Argentina

Saat mengunjungi Argentina, pelancong tidak mungkin pergi tanpa setidaknya mengetahui tentang Yerba Mate.

Tonton juga:

Yerba mate adalah minuman nasional negara itu dan mirip dengan kopi tetapi dianggap sebagai teh.

Mate jauh lebih kuat dari kebanyakan teh dan merupakan bagian besar dari budaya Argentina, di mana kebiasaan minum mate kapan saja sepanjang hari, tidak hanya di pagi atau sore hari.

Baca juga: 5 Negara Ini Punya Tradisi Unik Agar Dapat Keberuntungan di Tahun Baru, Tidak Keramas Demi Beruntung

Baca juga: 7 Tradisi Unik Tahun Baru di Berbagai Negara, Orang Jepang Bunyikan Lonceng hingga 108 Kali

Baca juga: Fakta Unik Kastil Edinburgh, Kastil Megah di Skotlandia yang Dibangun di Atas Gunung Berapi

Baca juga: Fakta Unik Tradisi Makan Daging Kalkun saat Perayaan Natal, Ini Istimewanya

Baca juga: Unik, Hotel Mewah Ini Terbuat dari Gerbong Kereta Kuno yang Berada di Atas Jembatan

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)