Meskipun alat itu terlihat sederhana, tampilan dan fakta tentang fungsi alat itu menjadi bukti tentang tahap awal evolusi manusia yang membuatnya 'penting' bagi dunia.
TONTON JUGA:
Mereka berhipotesis bahwa alat tersebut digunakan untuk menggiling kulit binatang menjadi lebih lembut tetapi apakah untuk dibuat bahan pakaian atau tujuan lain masih menjadi misteri.
"Kami masih menerka-nerka," kata Shimelmitz kepada The Times of Israel.
Saat pertama kali ditemukan, alat itu dikira berasal dari 3 juta tahun yang lalu.
Tetapi ada bukti yang menunjukkan adanya benturan atau pukulan yang merupakan gerakan vertikal.
Batu bulat dolemit ini adalah benda pertama yang diketahui digunakan untuk mengikis.
Dan itu membutuhkan gerakan horizontal, membutuhkan manipulasi material yang lebih halus.
Tanda pada batu itu juga mirip dengan yang ditemukan pada alat penggiling, lapor The Times of Israel.
Penemuan ini menghubungkan kita lebih dekat dengan nenek moyang pra-manusia dan memungkinkan para ilmuwan untuk melacak 'bagaimana kemampuan kognitif dan motorik yang berkembang selama evolusi manusia akhirnya berkembang menjadi fenomena penting dalam budaya manusia hingga hari ini,' kata para penulis dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan ini juga mengacu pada pertanian, produksi makanan, tempat tinggal tetap, penyimpanan, dan peningkatan kompleksitas sosial dan ekonomi manusia.
Baca juga: Arkeolog Ungkap Jejak Makanan Berusia 2.000 Tahun, Mungkinkah Ini Rahasia Citarasa Kuliner Pompeii?
Baca juga: Para Arkeolog Analisis Sisa-sisa Mumi Berusia 3.300 Tahun, Mungkinkah Ungkap Lokasi Tanah Punt?
Baca juga: Viking Tanpa Kepala, Penemuan Arkeolog Paling Mengerikan di Dunia
Baca juga: Arkeolog Temukan 2 Mayat Terkubur di Pompeii yang Diyakini Akibat Letusan Gunung Berapi
Baca juga: Arkeolog Temukan Bangkai Kapal Viking Kuno, Diyakini dari Pemakaman Zaman Besi
(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)
Baca tanpa iklan