Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Akibat Kelalaian Petugas, 2 Penumpang di Bandara Sydney Lewatkan Proses Karantina

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

International Transfer, Bandara Internasional Sydney.

TRIBUNTRAVEL.COM - Kelalaian petugas di Bandara Sydney pada akhir pekan lalu membuat dua penumpang melewatkan kewajiban karantina.

Alhasil, penumpang tersebut langsung naik penerbangan domestik setelah datang dari Jerman.

Melansir laman Simple Flying, Jumat (11/12/2020), seorang penumpang wanita dan putranya itu seharusnya langsung menjalani karantina selama 14 hari.

Namun yang terjadi justru sebaliknya, miskomunikasi membuat mereka diizinkan untuk naik layanan Virgin Australia dengan tujuan Melbourne.

Baca juga: Viral di TikTok, Penumpang Pesawat Tempelkan Permen Karet pada Rambut Penumpang Lain

Seorang penjaga di Bandara Melbourne menyadari ada sesuatu yang salah dan langsung memberi tahu pihak berwenang.

Dua penumpang dengan kewarganegaraan Jerman-Aurstralia itu diketahui tiba di Sydney pada Sabtu (5/12/2020).

Mereka datang dari Jerman melalui Tokyo dengan penerbangan All Nippon Airways.

Biasanya, kedatangan internasional langsung digiring ke bus dan dibawa ke hotel di pusat kota untuk menjalani kewajiban karantina mereka selama 14 hari.

Petugas kepolisian memberi tahu Simple Flying bahwa kedua pelancong itu telah diarahkan untuk naik bus ketika mereka mengatakan bahwa akan melanjutkan ke Melbourne.

Seorang petugas kemudan memeriksa dokumennya dan mengizinkan kedua penumpang itu melanjutkan perjalanan.

Bahkan, ibu dan anak tersebut juga diberi tumpangan ke terminal domestik untuk penerbangan Virgin Australia mereka.

Namun ternyata, petugas itu keliru mengira bahwa pemudik itu mendapat pengecualian.

Pada Minggu (6/12/2020), Wakil Komisaris Polisi New South Wales, Jeff Loy, menyalahkan hambatan bahasa dan miskomunikasi atas kelalaian tersebut.

"Petugas polisi telah mengakui kesalahannya," kata Wakil Komisaris Loy.

“Dia seharusnya mengklarifikasi. Dia menerima itu. Kami akan mengakui kesalahannya, dan kami akan terus melaju,” tambahnya.

Bandara Internasional Sydney (Flickr/Thomas Galvez)
Halaman
12