Tonton juga:
Ia juga mengatakan bahwa dia telah mengubah tanggal pengujian menjadi dalam batas waktu yang ditentukan.
The Telegraph juga melaporkan bahwa agen perjalanan menjanjikan seseorang bahwa mereka akan memberikan hasil tes negatif seharga 66 dolar AS (Rp 937 ribu), bahkan jika wisatawan dinyatakan positif.
Sementara itu, The Washington Post melaporkan bahwa beberapa tempat memiliki teknologi yang lebih tinggi untuk menghindari hasil tes palsu.
Salah satu contohnya, menurut surat kabar, adalah Hawaii, yang mengharuskan pengunjung untuk menggunakan mitra pengujian yang disetujui, mendaftar dengan program pengujian negara bagian dan mengunggah hasilnya secara online.
Baca juga: Status Siaga Gunung Merapi, 13 Tempat Wisata di Magelang Ini Ditutup
Baca juga: Hadiah Teraneh yang Pernah Diterima Ratu Elizabeth saat Kunjungan Kenegaraan
Baca juga: Vila Mewah di Italia Dijual Seharga Rp 192 Miliar, Punya 30 Kamar Tidur dan Dikelilingi Kebun Anggur
Baca juga: Norwegia Rilis Paspor Baru, Disebut-sebut Sebagai Paspor Paling Stylish di Dunia
Baca juga: Rujak Bebeg dan 4 Kuliner Khas Sunda di Bogor yang Enak dan Menggugah Selera
(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)
Baca tanpa iklan