Kepakan sayapnya kuat dan menimbulkan bunyi nyaring.
Itu menyimbolkan kekuatan dan keberaniannya menaklukkan hutan Kalimantan.
Setia dan Bertanggung Jawab
Burung enggang adalah burung yang berumur panjang dan setia pada pasangannya.
Saat burung betina mengerami telur, burung jantan akan menjelajah hutan mencari makanan.
Burung jantan kemudian memberikan makanan ke burung betina yang sedang mengerami telurnya.
Seekor burung enggang yang ditinggal mati pasangannya, tidak akan mencari pasangan baru.
Kesetiaan dan tanggung jawabnya dianggap dapat dijadikan contoh dalam kehidupan manusia.
Hiasan Kepala
Kepala burung enggang kerap dijadikan hiasan kepala oleh Suku Dayak.
Kepala burung enggang ini diambil dari burung enggang yang mati secara alami.
Sebagai burung yang dikeramatkan, burung ini tidak boleh diburu.
Hiasan kepala burung enggang umumnya dipakai oleh orang-orang yang berjabatan tinggi, seperti kepala suku.
Burung enggang juga sering dijadikan ornamen dekorasi yang diletakkan di tempat tinggi.
Baca juga: Suku Maya Pernah Menjadikan Kalkun Sebagai Hewan yang Dipuja, Ini Alasannya
Baca juga: Rahasia Suku Himba Menjaga Badan Tetap Bersih Meski Tak Pernah Mandi
Baca juga: Uniknya Suku Korowai dari Papua, Tinggal di Rumah Pohon yang Tingginya Capai 50 Meter
Baca juga: Keunikan Rumah Rahasia Suku Dogon, Terbuat dari Lumpur Kering
Baca juga: 4 Suku Penjelajah Asal Indonesia, Ada yang Dijuluki Sebagai Viking
Artikel ini telah tayang di Bobo.grid.id dengan judul "Mengapa Burung Enggang Dianggap Penting Oleh Suku Dayak?"
Baca tanpa iklan