Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Burung Enggang Dianggap Penting oleh Suku Dayak, Ini Alasannya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Enggang, burung yang dianggap penting oleh suku Dayak

Kepakan sayapnya kuat dan menimbulkan bunyi nyaring.

Itu menyimbolkan kekuatan dan keberaniannya menaklukkan hutan Kalimantan.

Setia dan Bertanggung Jawab

Burung enggang adalah burung yang berumur panjang dan setia pada pasangannya.

Saat burung betina mengerami telur, burung jantan akan menjelajah hutan mencari makanan.

Burung Enggang (Flickr/ Mohd Fazlin Mohd Effendy Ooi)

Burung jantan kemudian memberikan makanan ke burung betina yang sedang mengerami telurnya.

Seekor burung enggang yang ditinggal mati pasangannya, tidak akan mencari pasangan baru.

Kesetiaan dan tanggung jawabnya dianggap dapat dijadikan contoh dalam kehidupan manusia.

Hiasan Kepala

Kepala burung enggang kerap dijadikan hiasan kepala oleh Suku Dayak.

Kepala burung enggang ini diambil dari burung enggang yang mati secara alami.

Sebagai burung yang dikeramatkan, burung ini tidak boleh diburu.

Hiasan kepala burung enggang umumnya dipakai oleh orang-orang yang berjabatan tinggi, seperti kepala suku.

Burung enggang juga sering dijadikan ornamen dekorasi yang diletakkan di tempat tinggi.

Baca juga: Suku Maya Pernah Menjadikan Kalkun Sebagai Hewan yang Dipuja, Ini Alasannya

Baca juga: Rahasia Suku Himba Menjaga Badan Tetap Bersih Meski Tak Pernah Mandi

Baca juga: Uniknya Suku Korowai dari Papua, Tinggal di Rumah Pohon yang Tingginya Capai 50 Meter

Baca juga: Keunikan Rumah Rahasia Suku Dogon, Terbuat dari Lumpur Kering

Baca juga: 4 Suku Penjelajah Asal Indonesia, Ada yang Dijuluki Sebagai Viking

Artikel ini telah tayang di Bobo.grid.id dengan judul "Mengapa Burung Enggang Dianggap Penting Oleh Suku Dayak?"