“Teman-teman masuk kami cek suhu tubuh dulu. Misalnya ada yang suhu tubuh di atas 37 derajat, kita karantina. 10 menit kita cek lagi kalau lebih dari 37 derajat kita persilakan pulang. Kalau (suhunya) turun, silakan masuk lagi,” tutur Sutikno.
Menurut dia, ketegasan sangat diperlukan untuk menjaga status uji coba pendakian ini tidak dicabut.
Para pendaki pun wajib untuk melakukan registrasi lebih dulu.
Registrasi dilakukan secara offline atau langsung di tempat.
Pos registrasi dibuka mulai jam 03.00-23.00 WIB.
Jika jumlah pendaki yang berada di camp sudah terdata ada 100 orang, maka para pendaki yang baru registrasi harus menunggu ada pendaki yang turun dulu untuk bisa naik.
“Saya tekankan pada teman-teman untuk uji coba ini suratnya harus lengkap. Kalau nanti ada permasalahan ya ditutup lagi. Jadi harus ditegaskan, kalau mau ke sini ya syaratnya wajib lengkap,” ujar Sutikno.
Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Sumbing Via Butuh Dibuka Saat Libur Panjang, Pendaki Wajib Booking Online
Baca juga: Sempat Buka Awal Bulan Oktober 2020, Jalur Pendakian Gunung Kerinci Ditutup Kembali
Baca juga: Naik Gunung saat Musim Hujan, 5 Hal Ini Perlu Diperhatikan
Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Slamet Akan Dibuka 25 Oktober, Jumlah Pendaki Dibatasi
Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Kembali, Ini Syarat yang Harus Dipatuhi Pendaki
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pendakian Gunung Andong Buka Tahap Uji Coba, Kuota Per Hari 100 Orang"
Baca tanpa iklan