Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Jalur Pendakian Gunung Andong Kembali Dibuka, Ini Syarat Bagi Pendaki

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gunung Andong dilihat dari Dusun Sawit, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Minggu (18/10/2020).

TRIBUNTRAVEL.COM - Pendakian Gunung Andong di Kabupaten Magelang sudah kembali dibuka setelah tutup akibat pandemi Coivd-19.

Namun, pembukaan kembali jalur pendakian gunung tersebut masih dalam tahap uji coba.

Selama dibuka kembali, kuota pendaki Gunung Andong akan dibatasi, yakni 100 orang per hari.

Pengelola pendakian Gunung Andong via Sawit Sutikno Aji mengatakan bahwa uji coba ini telah dilakukan sejak Senin (26/10/2020).

Baca juga: Truk Berisi Rombongan Pendaki Gunung Lawu Terguling saat Menuju Pos Candi Cetho

Karena masih berbentuk uji coba, belum ada surat keputusan resmi yang dikeluarkan terkait dibukanya jalur pendakian ini.

“Kita hari Jumat sekitar dua minggu lalu untuk surat izin itu pengajuan sendiri untuk kabupaten Magelang. Kemungkinan maksimal dua minggu baru keluar. Sebelum izin keluar, kita tetap masa uji coba,” kata Sutikno ketika dihubungi Kompas.com, Senin (2/11/2020).

Selama masa uji coba, Sutikno mengaku jumlah pendaki belum terlalu banyak.

Setiap harinya ada sekitar 6-15 pendaki saja.

Bahkan saat libur panjang kemarin, jumlahnya tidak sampai 100 orang.

Untuk bisa melakukan pendakian ke Gunung Andong via Sawit, pendaki perlu melengkapi beberapa persyaratan ketat.

Salah satu syarat utama adalah melampirkan surat keterangan sehat untuk pendaki dari wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Sementara untuk pendaki dari luar daerah tersebut, wajib menyertakan surat rapid test dengan hasil non-reaktif.

Berikut persyaratan lengkapnya.

  • Membawa surat keterangan sehat. Luar Jateng/DIY rapid test.
  • Membawa fotocopy kartu identitas.
  • Selalu menggunakan masker saat di basecamp dan membawa masker cadangan.
  • Menjaga kebersihan dengan mencuci tangan.
  • Membawa hand sanitizer per orang atau pribadi.
  • Jaga jarak dan tidak berkerumun dengan pendaki lain.
  • Menghindari kontak fisik dan selalu memakai sarung tangan.
  • Tenda dome kapasitas dibatasi 50 persen.
  • Sleeping bag, jas hujan per orang.
  • Membawa alat makan pribadi.
  • Pendaki turun wajib lapor check out.
  • Aturan basecamp terdahulu tetap berlaku.
Pemandangan sunrise dari puncak Gunung Andong, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (18/3/2018). (TRIBUNSOLO.COM/CANGGAH TRI AJI SAPUTRO)

Selain itu, pihak pengelola pendakian Gunung Andong via Sawit juga memastikan melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan dari pemerintah.

Di antaranya melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.

Halaman
12