Temuan Fosil Sapi Laut Purba Ini jadi Bukti Gurun Mesir Dulu Subur dan Kaya Air

ilustrasi gurun di Mesir

TRIBUNTRAVEL.COM - Penelitian baru mengungkap jika sekitar 40 juta tahun yang lalu, wilayah Mesir merupakan area yang subur dan kaya air dan menjadi habitat bagi kerabat kuno dari manate atau sapi laut.

Mamalia laut kuno yang termasuk dalam ordo Sirenia itu hidup dan berenang di sebuah tempat yang kini telah menjadi gurun yang kering kerontang di Mesir.

Seperti dikutip dari Live Science, Kamis (15/10/2020) peneliti menemukan sekumpulan fosil yang terdiri atas beberapa tulang belakang, tulang rusuk, dan tulang tungkai pada tahun 2019 di Mesir.

Fosil itu ditemukan dalam batuan tertentu yang dikenal sebagai Formasi Beni Suef.

Meski sebelumnya peneliti pernah menemukan fosil Sirenia, namun temuan kali ini menjadikannya sebagai fosil Sirenia pertama yang berasal dari periode Eosen sekaligus mendukung bukti bahwa Gurun Timur merupakan lingkungan laut dangkal pada saat itu.

"Karena mereka adalah mamalia herbivora mereka mendiami perairan laut pesisir dan lahan basah laut," kata Mohamed Korany Ismail Abdel-Gawad, dosen paleontologi vertebrata di Universitas Kairo.

Menariknya, saat ditemukan terdapat pula tulang tungkai dari mahluk tersebut.

Hal ini menunjukkan bukti adanya transisi dari habitat sapi laut.

Seperti halnya ikan paus, nenek moyang mamalia dari ordo Sirenia dulu hidup di darat sebelum pindah ke laut sehingga masih memiliki tungkai depan dan belakang seperti mahluk darat.

Kerabat kuno sapi laut pernah hidup di Mesir 40 juta tahun yang lalu. (live science)

Seiring waktu, ordo mamalia laut herbivora ini menjadi sepenuhnya akuatik.

Pada akhir masa Eosen, ordo Sirenia telah memiliki sirip untuk tungkai depan dan telah kehilangan tungkai belakang mereka.

Fosil Sirenia yang berasal dari zaman Eosen juga ditemukan di wilayah lain yang kini juga telah berubah daratan kering di Afrika.

Termasuk di antaranya Libya, Somalia, Togo, dan Madagaskar.

Penelitian ini dipresentasikan secara daring di konferensi tahunan Society of Vertebrate Paleontology, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Sejarah Progam Wajib Militer di Korea Selatan yang Terus Ada Meski Negara dalam Kondisi Damai

Baca juga: Dari Ular hingga Sapi, Ini Penemuan Hewan Berkepala Dua yang Hebohkan Masyarakat

Baca juga: Penelitian Terbesar di Kutub Utara Berakhir, Ilmuwan Kembali dengan Kabar Menyedihkan

Baca juga: Pria Ini Sembunyikan Emas Batangan di Dubur, Petugas Bandara Curiga karena Jalannya Aneh

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dulu Kaya Air, Sapi Laut Purba Pernah Hidup di Gurun Mesir"

 

Berita Populer