Orang Mesir kuno dilaporkan membuat mumi burung, kucing, buaya dan ikan.
"Burung-burung di Mesir kuno memiliki peran yang sangat penting karena mereka dianggap sebagai pelindung, sehingga mereka sering menempatkannya di makam bersama para Firaun," kata Dr Javitt.
Mumi diketahui berasal antara 2.500 dan 3.000 tahun yang lalu.
Isi dari mumi dapat diungkapkan dengan menggabungkan pemindaian CT konvensional dengan pemindaian CT ganda mutakhir.
"CT scan konvensional hanya menunjukkan kepadatan mumi," kata Dr Javitt.
"Bukan perkara mudah memindai mumi, tulang menjadi kurang padat, jaringan mengalami dehidrasi, dan itu tidak seperti memindai hewan atau manusia yang hidup karena hubungan jaringannya jauh berbeda," tambahnya.
Staf di museum dilaporkan "sangat bersemangat" pada temuan dan akan terus menyelidiki keaslian mumi lebih lanjut.
• Selain Piramida Giza, 3 Piramida di Luar Mesir Ini Juga Tak Kalah Menakjubkan
• Mesir Bangun Restoran di Dataran Tinggi Giza untuk Tarik Wisatawan
• Mesir Bakal Wajibkan Turis Miliki Hasil Negatif Covid-19 saat Mengunjungi Negaranya
• 10 Negara yang Buka Pariwisata di Bulan Juli 2020, Ada Mesir hingga Norwegia
• Emirates Membuka Kembali Penerbangan ke 4 Rute Tambahan, Termasuk Maldives dan Mesir
(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)
Baca tanpa iklan