Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

13 Peti Mati Berusia 2.500 Tahun Ditemukan di Mesir Dalam Kondisi Utuh dan Tersegel

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Peti mati yang ditemukan di Pemakaman Gurun Saqqara, Mesir.

Dengan demikian, ini menjadi situs yang memiliki banyak kepentingan arkeologi.

Mumi anak yang ditemukan di sebuah makam Mesir kuno ternyata bukan manusia, ungkap para ahli.

Mumi berusia 3.000 tahun adalah satu dari dua yang dikirim untuk CT scan di sebuah rumah sakit di Haifa, Israel.

Kedua sarkofagus itu telah menjadi bagian dari museum maritim kota itu, tetapi staf meragukan keaslian mumi itu.

"Saya benar-benar bertanya-tanya apakah itu anak kecil karena terlihat seperti manusia kecil," kata Marcia Javitt, direktur pencitraan medis di rumah sakit Rambam.

TONTON JUGA

Dilansir TribunTravel dari lamanĀ thesun.co.uk, mumi misterius yang tampak seperti anak-anak itu sebenarnya terbuat dari bahan tumbuhan, yang seharusnya mewakili Osiris - penguasa Mesir kuno dari dunia bawah dan Dewa Orang Mati.

"Itu yang dikenal sebagai mumi gandum atau mumi jagung," kata Ron Hillel, pendaftar di Museum Haifa.

"Ini mengandung lumpur dan biji-bijian dan berbentuk seperti mumi," katanya.

"Mumi gandum adalah simbol dari dewa Osiris."

Mumi berusia 3.000 tahun adalah satu dari dua yang dikirim untuk CT scan di rumah sakit (Pen News)

Sarkofagus lainnya berisi mumi burung, kemungkinan besar elang.

Elang terkait erat dengan Horus - dewa kerajaan dan langit.

Keadaan di mana mumi awalnya ditemukan tetap tidak jelas.

Mungkin saja mereka dimakamkan di sebuah makam, bahkan berpotensi menjadi makam Firaun, sebagai persembahan kepada para dewa atas nama orang mati.

Mumi misterius yang tampak seperti anak-anak itu mewakili Osiris, Dewa Orang Mati (Pen News)

Artefak dan hewan tertentu akan ditempatkan dengan sisa-sisa mumi setiap kali makam dibuat untuk manusia.

Halaman
123