"Jusuf Ronodipuro kan meyakinkan (Bung Karno) bahwa ini penting bagi generasi muda Indonesia yang akan datang. Supaya mereka tahu teks proklamasi itu bacanya seperti apa," ujar Asvi.
Usai dibujuk, Bung Karno pun bersedia membacakan kembali naskah proklamasi untuk direkam.
Kini, rekaman tersebut bisa didengar di Ruang Kemerdekaan di Tugu Monas.
Hal menarik lain yang bisa dilihat di Ruang Kemerdekaan
Selain bisa mendengar rekaman suara Bung Karno dengan syahdu, pengunjung bisa melihat beberapa hal menarik lain dalam Ruang Kemerdekaan.
Salah satunya, adalah burung garuda besar di sisi selatan ruangan.
Ada juga replika kepulauan Indonesia pada sisi utara yang masih memiliki Timor Timur atau kini dikenal sebagai Negara Timor Leste.
Di sisi timur, wisatawan bisa melihat sebuah kotak anti-peluru yang rencananya akan dijadikan sebagai tempat penyimpanan bendera pusaka.
Saat ini, Monas masih belum dibuka kembali untuk umum.
Jika sudah, ada baiknya wisatawan tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Adapun protokol kesehatan yang dimaksud yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.
• Sejarah Panjat Pinang, Lomba Kemerdekaan Indonesia yang Kini Mulai Tiada
• 4 Tempat Bersejarah di Jakarta yang Bisa Kamu Kunjungi untuk Peringati Kemerdekaan Indonesia
• Selain Indonesia, Ini 7 Negara yang Rayakan Hari Kemerdekaan pada Bulan Agustus
• Sisi Gelap Museum Fatahillah, Jejak Sejarah Kota Jakarta
• Sejarah Rumah Laksamana Maeda yang Kini Diubah Jadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Di Monas, Pengunjung Bisa Dengar Suara Bung Karno Bacakan Naskah Proklamasi"
Baca tanpa iklan