Sehingga, masyarakat Jawa Tengah sangat mudah mengakses gula.
Sekitar kawasan Jogja dan Solo saja terdapat 17 pabrik gula, jumlah itu tercatat pada masa akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19.
Produktivitas tebu yang melimpah membuat masyarakat Jawa Tengah memanfaatkan gula sebagai bumbu masakan.
“Berbeda dengan masyarakat Jawa Barat, karena di sana gula masih jarang dan jauh dari Jawa Tengah yang banyak memproduksi gula,” kata Murdijati.
Perbedaan penggunaan gula terlihat juga pada sajian teh di Jawa Barat yang kebanyakan tanpa gula, karena pada saat itu gula dianggap barang langka dan mahal di kawasan ini.
• 5 Kuliner Legendaris di Bogor, dari Laksa Pak Inin hingga Bir Kotjok Abah
• 3 Hidangan Indonesia Masuk dalam Daftar Kuliner Terenak di Dunia Versi CNN Travel
• 3 Kuliner Legendaris di Pasar Baru Jakarta yang Wajib Dicicipi
• 7 Kuliner Enak di Samarinda, Ada Soto Banjar hingga Sup Ikan
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sejarah Rasa Manis pada Masakan Jawa Tengah, Pengaruh Tanam Paksa.
Baca tanpa iklan