Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Wanita Ini Didenda Rp 2,3 Juta Karena Beri Makan Burung Merpati

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi merpati yang sedang makan

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang wanita didenda 120 poundsterling setara Rp 2,3 juta karena memberi makan seekor merpati di pusat kota.

Kerris Fenn, 22, memotong ujung gulungan sosis vegannya menjadi "potongan-potongan kecil" dan melemparkannya ke sekelompok burung merpati yang tampak "cukup manis" di Pusat Kota Manchester.

Namun bukan kesenangan yang Kerris dapat, melainkan denda.

Dilansir TribunTravel dari laman mirror, Kerris terkejut ketika dia harus menerima denda 150 poundsterling setara Rp 2,8 juta, dikurangi menjadi 120 poundstering setara Rp 2,3 juta jika dia membayarnya dalam sepuluh hari.

TONTON JUGA

Kerris, yang tinggal di Cardiff, mengunjungi kakaknya ketika dia duduk untuk menikmati camilannya di Piccadilly Garden, lapor Manchester Evening News.

"Saya duduk di Piccadilly Gardens. Saya sudah berjalan dari Arndale Centre", kenangnya.

"Saya makan Greggs Sosis Roll. Itu kurang dari setengah porsi. (Merpati) berkumpul di sekitar. Saya pikir itu cukup manis.

"Saya sangat suka binatang, saya seorang vegan.

"Saya merobek-robeknya menjadi potongan-potongan kecil. Saya mencoba memberikan remah-remah itu kepada merpati. Itu hanya merpati, bukan kawanan domba," katanya.

Tidak ada remah-remah yang tersisa setelah merpati menelan sisa-sisanya.

Namun 3GS, atas nama Dewan Kota Manchester, datang dan 'menuntut kartu identitasnya'.

"Mereka menagih saya 120 poundsterling(untuk membuang sampah). Akan lebih dari 150 poundsterling jika saya meninggalkannya lebih dari 10 hari. Ini keterlaluan. Sangat gila memperlakukan saya sama seperti seseorang yang membuang sampah di lantai."

Ilustrasi merpati di kota (Gambar oleh Couleur dari Pixabay )

Kerris berkata dia mencoba untuk mengajukan banding kepada Dewas tetapi 'mereka mengatakan saya harus menunggu sampai kasus saya dilanjutkan ke pengadilan'.

Dia memutuskan untuk membayar denda karena dia tidak ingin harganya mencapai 150 pounsterling.

"Ini makan siang paling mahal yang pernah ada. Saya tidak akan kembali (ke Piccadilly Gardens), jelas tidak. Saya tidak bisa percaya.

Halaman
12