TRIBUNTRAVEL.COM - Banyak negara di Eropa mulai membuka perbatasannya dan menerima kunjungan turis.
Meski begitu, turis yang masuk tetap diwajibkan menaati protokol kesehatan.
Salah satunya adalah Portugal.
Namun Portugal tidak serta merta menerima semua kunjungan turis.
Pada Senin (25/5/2020), Portugal telah menetapkan aturan untuk wisatawan yang akan mengunjungi negara tersebut, seperti diwartakan Lonely Planet.
Tidak seperti negara lain yang menerima kunjungan turis dari negara-negara yang dekat secara geografis, Portugal melakukan hal yang berbeda.
Dikutip TribunTravel dari Lonely Planet, pembaruan termasuk akses untuk negara-negara di wilayah Schengen dengan pengecualian Spanyol dan Italia.
Kendati demikian, bandara Portugal akan membuka penerbangan ke Amerika Serikat, Kanada, Brasil, dan negara-negara lain dengan bahasa Portugis.
Portugal buka fasilitas umum
Sejumlah layanan dan bisnis juga dibuka, termasuk transportasi umum, toko jalanan, toko buku dan perpustakaan, restoran dan kafe, lapangan golf, museum, galeri dan kebun binatang.
Untuk restoran dan kafe hanya diperbolehkan memuat 50 persen tamu dari kapasitas yang tersedia.
Selain itu, restoran dan kafe harus menutup layanannya maksimal pukul 11 malam waktu setempat.
"Dimulainya kembali kegiatan ekonomi dan sosial akan berlangsung secara bertahap, memungkinkan analisis pengembangan wabah dan pelaksanaan langkah-langkah baru jika diperlukan," informasi yang tertulis dalam situs Visit Portugal.
Melansir dari Lonely Planet, Portugal akan mengizinkan perayaan keagamaan dengan kapasitas terbatas pada 30 Mei.
Pada 1 Juni, bioskop, teater, ruang konser dan auditorium dibuka dengan kapasitas yang dikurangi.
Baca tanpa iklan