Siprus Bakal Menanggung Biaya Turis yang Terbukti Positif Covid-19 Setelah Berkunjung ke Negara Itu

Siprus

TRIBUNTRAVEL.COM - Pandemi virus corona yang terjadi memiliki dampak yang signifikan terhadap industri pariwisata.

Begitu banyak industri pariwisata yang terpaksa tutup akibat pandemi tersebut.

Kini, setelah menurunnya kasus covid-19, sejumlah negara kembali membuka sektor pariwisatanya.

Berbagai tawaran menarik diberikan oleh negara-negara tersebut untuk menarik kembali minat para turis.

Satu di antaranya adalah Siprus yang berjanji akan menanggung seluruh biaya turis yang terkena covid-19 saat berkunjung ke negara itu.

Dilansir TribunTravel dari laman thenational.ae, Siprus berjanji akan mengganti seluruh biaya turis yang terbukti positif covid-19 setelah melakukan kunjungan ke negara tersebut.

Jepang Berencana Buka Kembali Pariwisata, Bakal Ada Subsidi Tiket Pesawat untuk Para Turis

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mendorong para turis agar kembali berlibur ke sejumlah destinasi wisata di Siprus.

Pengobatan, akomodasi, dan makanan untuk pasien serta keluarga mereka akan dibayar oleh pemerintah Siprus.

Namun, para turis harus membayar sendiri biaya penerbangan mereka saat proses pemulangan ke negara asalnya.

Kebijakan ini diumumkan pada hari Rabu (27/5/2020) lalu sebagai langkah menarik minat para turis untuk kembali ke Siprus yang terbilang sangat mengandalakan sektor pariwisata.

Diketahui, sektor pariwisata Siprus menyumbang sekira 15 persen dari produk domestik bruto di negara tersebut.

Menurut laporan terkin, Siprus telah melaporkan kurang dari 1.000 kasus virus corona dengan 17 kematian.

Rumah sakit dengan fasilitas 100 tempat tidur akan disediakan bagi wisatawan yang positif terkena covid-19 saat berlibur ke Siprus.

Selain itu, rumah karantina juga akan tersedia bagi keluarga pasien yang dirawat.

Seluruh penumpang akan menjalani tiga hari tes sebelum melakukan keberangkatan, dan mereka diharapkan untuk memperlihatkan sertifikat tesnya sebelum keberangkatan.

Bandara di Siprus akan dibuka kembali pada 9 Juni 2020 untuk para turis dari negara-negara yang dianggap tak berisiko, termasuk Jerman, Yunani dan Malta.

Diharapkan bahwa para wisatawan dari Rusia dan Inggris, yang terhitung lebih dari setengah jumlah turis di Siprus bisa kembali pada Juli 2020.

"Dampaknya sangat besar, kami berupaya melakukan yang terbaik dan berbuat sebisa mungkin selama sisa musim itu," kata Wakil Menteri Pariwisata Savvas Perdios.

"Kami telah bekerja sangat keras untuk mengaantisipasi virus tersebut di sini," tambahnya.

Siprus termasuk di antara 11 negara yang yang sepakat untuk menerapkan aturan baru guna memungkinkan perjalanan lintas perbatasan.

11 negara tersebut di antaranya adalah Austria, Bulgaria, Kroasia, Jerman, Italia, Malta, Portugal, Slovenia, hingga Spanyol.

Mengulik Varosha, Kota di Siprus yang Ditinggalkan Penduduknya dalam Semalam

Sempat Jadi Destinasi Wisata Top, Kota di Siprus Ditinggal Penduduknya dalam Semalam, Ini Alasannya

11 Fakta Negara Siprus, Pas jadi Destinasi Wisata Anti-mainstream! Pernah Jadi Bangsa Paling Makmur

Siprus - Tak Pernah Terdengar, Ternyata Negara Ini Cukup Menarik Wisatawan, Yuk Simak 11 Faktanya

Status Lockdown Dilonggarkan, Spanyol Akan Buka Pariwisata untuk Turis Asing Awal Juli 2020

(TribunTravel.com/ Muhammad Yurokha M)

Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel

Berita Populer